Selasa, 21 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Features
Bisa Menggerakkan Robot Bawah Air

Ridaul Aulia Putri Siswi Pinggiran Lihai Menjalankan Robot

Oleh: M. NURKOZIM

27 Februari 2019, 09: 25: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

TALENTA MUDA: Ridaul menggerakkan robot dengan tepat.

TALENTA MUDA: Ridaul menggerakkan robot dengan tepat. (Istimewa)

RIDAUL Aulia Putri sibuk memegang remot analog robot di tangannya. Jari-jari tangannya tidak berhenti menggerakkan analognya. Sementara di dalam sebuah akuarium, benda berwarna jingga dan putih terus bergerak-gerak. Itulah robot analog hasil rakitan Ridaul Aulia Putri. Siswi MI Islamiyah Kepohbaru.

Robot dijalankan Ridaul itu harus memindahkan sejumlah kelereng dari lokasi satu ke lokasi lainnya. Tentunya masih di dalam akuarium itu. Itulah peraturan laga robotik antarsiswa di MTsN 3 Jombang diikuti Ridaul Minggu (24/2) lalu. Laga robotik diadakan Islamic Shool Robot Olimpiade (ISRO) itu diikuti ratusan siswa dari seluruh Indonesia. Mulai jenjang SD/MI hingga SMA/SMK.

“Saya berhasil mengumpulkan 5 poin. Itu dalam 4 menit,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (26/2).

Poin itu mengantarkan Ridaul menjadi juara 2 kompetisi robot underwater (bawah air). Yakni, robot khusus atraksi menyelam. Tidak hanya itu, robot itu juga bisa digunakan sebagai alat bekerja di dalam air. “Ini yang diperagakan mengangkut kelereng di dalam air. Jadi ada fungsinya,” terang siswi kelas 5 itu.

Robot underwater itu berjalan di bawah air menggunakan bantuan remot kontrol. Tujuannya mengarahkan robot bergerak memindahkan barang. Pada lomba robot underwater ini Ridaul berhasil mengumpulkan 5 poin dengan waktu 4 menit. Sehingga berhasil menyabet juara 2. “Ini sungguh pengalaman luar biasa. Padahal, saya harus berhadapan dengan 30 tim robotik dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Tidak hanya menyabet juara pada robot underwater, Ridaul juga menyabet juara 2 nasional pada kategori robot sumo 1 kilogram (kg) auonamus. Namun, kali ini siswi kelas 5 MI itu tidak berlaga sendirian. Dia dengan rekannya Alfin Maulana.

Diraihnya juara 2 tersebut juga merupakan prestasi luar biasa. Mereka harus berhadapan dengan peserta jauh lebih senior. Yakni, jenjang SMP dan SMA. “Tapi Alhamdulillah kami menang juara 2,” ujarnya.

Ridaul menuturkan, selama berlatih, mentor banyak memberikan strategi. Terutama menghadapi lawan yang lebih senior. “Tentunya kami juga harus tetap semangat,” ujarnya.

(bj/zim/rij/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia