Selasa, 21 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Tenggak Arak, Diajak ke Warung Kopi, Tiga HP Dicuri

26 Februari 2019, 10: 20: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

ilustrasi

ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

LAMONGAN – Setelah minum arak, Dhimas Prasetyo Sanjaya, warga Kecamatan Kembangbahu, manut saja ketika diajak ke warung kopi di Jalan Pahlawan Lamongan. Ketika melihat tiga handphone Xiaomi dan Oppo, tanpa pikir panjang, tiga alat komunikasi itu diembatnya.

Akibat perbuatannya November lalu, dia Senin (25/2) kembali diseret ke meja hijau. ‘’HP-nya saya taruh di saku celana. Lalu saya ngajak teman saya untuk pulang. Di perjalanan saya sempat cerita kalau habis ambil HP. Saya dimarahi sama teman saya, tapi saya gak peduli,’’ ujar Dhimas.

Setelah pulang, terdakwa berencana menjual HP curiannya. Namun, pukul 12.00, Syaichu, penjaga warung datang ke rumah. Terdakwa diajak kembali ke warung.

Ketika di warung lagi, terdakwa ditunggu Refaldy, Andi, dan Rizky, tiga pemilik HP yang hilang. Namun, Dhimas tidak mau mengaku telah mencuri HP. Akhirnya, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Lamongan.

Syaichu dalam persidangan itu menceritakan, Refaldy Pratama, Andi Tauhid, dan Rizky Akbar, tiga pemilik HP, tertidur di warung. Saat itu, rolling door di warung tidak ditutup rapat. Terdakwa dengan mudah masuk warung dan mengambil HP yang sedang dialiri listrik baterainya.

Syaichu kemudian dimintai bantuan mencarikan tiga HP tersebut. Lewat bantuan aplikasi global positioning system (GPS), posisi HP diketahui berada di Kecamatan Kembangbahu, tidak jauh dari rumah Syaichu.

‘’GPS mengarah ke rumah Dhimas. Dia kebetulan tetangga saya. Tadi pagi dia juga ngopi di warung saya,’’ kata Syaichu.

Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum(JPU) Deti Rostinimembawa arang buktismartphone Xiaomi Note 3, Xioami 4A, Oppo A7I, serta uang Rp 50 ribu. JPU mendakwa Dhimas melanggar pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP.

Ketua Majelis Hakim di sidang Pengadilan Negeri (PN) Lamongan itu, Rudy Wibowo yang didampingi Ery Acoka Bharata dan Jantiani Longli Naetasi memutuskan sidang dilanjutkan minggu depan. Agendanya, pembacaan tuntutan.

(bj/din/yan/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia