Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Viral di Facebook Siswa Berkelahi Gara-gara Cewek

23 Februari 2019, 10: 20: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

ilustrasi

ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

BLORA - Warga Blora dihebohkan munculnya video siswa bertengkar kemarin (22/2). Video berdurasi 30 detik itu terlihat dua siswa berseragam abu-abu khas siswa SMK saling tantang di eks Lapangan Golf Blora.

Satu siswa berbadan tinggi dan satunya berbadan lebih pendek. Keduanya saling dorong hingga tak butuh waktu lama lantas saling pukul.

Akhirnya siswa yang berbadan lebih pendek tersungkur dan menutup wajahnya. Siswa yang berbadan tinggi itu masih terus menarik-narik dan berusaha memukul siswa berbadan pendek.

Anehnya, saat kedua siswa itu berkelahi disaksikan teman-teman mereka. Tapi tidak ada satupun yang melerai.

Sontak saja, video itu menjadi viral di Blora. Bahkan di salah satu grup Facebook di Blora, video itu hingga kemarin sore menarik perhatian warga Blora untuk menanggapi hingga 505 komentar, 73 kali dibagikan, dan  312 suka.

Ternyata kedua siswa tersebut dari salah satu sekolah swasta di Blora. “Memang itu siswa kami, dan keduanya adalah siswa kami,” ujar Hendro Cahyono Kepala SMK di Blora.

Setelah mengetahui perbuatan kedua siswanya, dia memanggil keduanya ke ruang bimbingan dan konseling  (BK) kemarin (22/2). Kedua siswa dimintai keterangan kenapa perkelahian itu sampai terjadi.

Hari ini (23/2), dilanjutkan dengan memanggil orang tua kedua siswa. “Keduanya diberikan surat peringatan yang disaksikan oleh orang tua,” jelasnya.

Hendro mengaku, awalnya mengetahui ada siswanya berkelahi melalui video yang di-upload di grup Facebook. Setelah melihat ternyata itu adalah siswanya sendiri. “Kejadiannya Kamis (21/2) siang setelah pulang sekolah,” ujarnya

Penyebab pertengkaran, kata Hendro disebabkan masalah kecemburuan terhadap teman ceweknya.

Padahal lanjut Hendro, kedua siswa dalam video tersebut teman satu kelas, di kelas X jurusan teknik kendaraan ringan (TKR). Kemarin setelah dipertemukan, kedua siswa itu tidak ada malasah. “Keduannya sudah tidak ada masalah,” ujarnya.

Hendro mengaku menyayangkan permasalahan hingga di-upload di grup Facebook tersebut. Menurutnya itu sangat merugikan dirinya dan sekolahnya. “Untuk peng-upload video tengah kami cari, dan akan kami tindak secara serius,” pungkasnya.

(bj/fud/aam/ai/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia