Minggu, 17 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

741 CJH Kategori Risiko Tinggi

22 Februari 2019, 10: 10: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

CEK KESEHATAN: CJH menjalani serangkaian tahapan sebelum pelunasan BPIH.

CEK KESEHATAN: CJH menjalani serangkaian tahapan sebelum pelunasan BPIH. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro memastikan sebanyak 741 CJH kategori risiko tinggi (risti). Jumlah ini setelah dinkes melakukan tes kesehatan terhadap semua CJH yang akan berangkat tahun ini.

Dinkes membagi CJH risti tiga kategori. CJH usia di atas 60 tahun dengan penyakit penyerta sebanyak 218 orang. CJH usia di atas 60 tahun tanpa penyakit sebanyak 79 orang. Dan, CJH usia di bawah 60 tahun dengan penyakit sebanyak 444 orang.

“Sedangkan jumlah CJH yang sehat sebanyak 440 orang,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Paiman.

Selain itu, jumlah CJH yang istitha’ah berjumlah 888 orang. Dan CJH yang istitha’ah dengan pendampingan sebanyak 286 orang. Sementara, ada juga CJH tidak istitha’ah sementara sebanyak lima orang. ‘’Tapi, yang tidak istitha’ah sementara, masih punya kesempatan meningkatkan kesehatannya. Sedangkan istitha’ah dengan pendampingan bisa didampingi berupa obat, alat, atau orang,” jelas Paiman.

Usai vaksinasi tersebut, dinkes akan melakukan pembinaan kesehatan secara berkala, agar tidak ada kendala ketika hendak berangkat. “Kami selalu ingatkan kepada seluruh CJH agar masa tunggu keberangkatan untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah CJH yang sudah melakukan vaksinasi baru berjumlah 1.135 orang. Tapi, dinkes memberi kesempatan bagi CJH yang belum vaksinasi bisa datang hari ini (22/2). Karena beberapa CJH berhalangan hadir karena di luar kota atau ada kesibukannya lainnya.

“Vaksinasinya 18-21 Februari saja. Tapi karena masih ada yang belum vaksin, kami buka lagi kesempatan vaksin Jumat (hari ini),” pungkasnya.

(bj/gas/rij/cho/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia