Sabtu, 24 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Features
Kaya Vitamin B dan Pencegah Penyakit Kanker

Tiga Siswa Menjadikan Daun Sukun Bahan Pembuat Mi

23 Januari 2019, 17: 59: 38 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KREATIF: Tiga siswa menunjukkan karya tulis inovasinya. Mereka membuat mi dengan bahan daun sukun.

KREATIF: Tiga siswa menunjukkan karya tulis inovasinya. Mereka membuat mi dengan bahan daun sukun. (M. Nurkhozim/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO - Buah sukun rasanya manis. Bisa dijadikan aneka makanan. Bagaimana dengan daunnya. Tidak pernah terpikirkan jika daun sukun dimanfaatkan dan sebagai bahan pembuatan mi. Sekitar pukul 12.30, salah satu SMA negeri di Jalan Munginsidi ini tampak sunyi. Semua siswa ada di dalam kelas mengikuti pembelajaran. Termasuk tiga siswa, yakni Ahmad Munawan Arafat, Erly Yuliana, dan Angga Bangkit Pratama. 

Tiga siswa kelas XI itu sungguh kreatif. Mereka membuat mi dari bahan yang tidak banyak terpikirkan. Daun sukun. Rasanya enak. Tidak beda jauh dengan mi ayam pada umumnya. 

“Tidak hanya enak, tapi juga banyak kandungannya yang berkhasiat,” tutur Erly Yuliana.

Ide pembuatan mi berbahan daun sukun dari ketidaksengajaan. Awalnya tiga siswa SMA tersebut berencana membuat sebuah inovasi bahan makanan. Ada tugas dari sekolah. “Kami awalnya ingin membuat roti. Tapi setelah kami diskusikan sepakat membuat mi. Bahannya juga tidak jauh berbeda,” ucap dia.

Membuat mi dengan campuran bahan daun sukun awalnya tidaklah mudah. Mereka harus menjalani serangkaian uji coba. Itu juga tidak berlangsung lancar. Kerap gagal. Karena rasanya pahit. “Ini membuat kami kesulitan,” ujar Angga Bangkit.

Namun, mereka terus mencari cara agar bisa menetralisir rasa pahit daun sukun itu. Setelah berselancar di internet, mereka akhirnya menemukan caranya. Yakni direndam dulu dengan air asam jawa selama 30 menit. Rasa pahit daun sukun akhirnya hilang. “Setelah direndam langsung dicuci,” jelas dia.

Setelah itu, daun dipotong-potong. Potongan daun itu diblender sampai halus. Hasil blender itu disaring. Airnya kemudian dijadikan campuran bahan utama membuat mi. Bahan utama membuat mi tetap sama. Yakni, tepung terigu, telur, dan margarin. Daun sukun adalah campuran tambahan. 

“Fungsinya bisa menambah khasiatnya. Tidak hanya enak tapi juga mengandung manfaat,” jelasnya.

Erly menjelaskan, daun sukun mengandung banyak zat bermanfaat. Di antaranya vitamin B. Selain itu, juga ada kandungan pencegah kanker. “Jadi, sangat bermanfaat,” jelasnya.

Di mana mendapatkan daun sukun? Menurut Ahmad Munawan, di dekat rumahnya ada banyak pohon sukun. Selama ini pohon sukun hanya dibiarkan jatuh menjadi sampah. Sehingga, dengan cara ini daun itu bisa dimanfaatkan. 

Daun sukun dimanfaatkan adalah daun masih muda. Sebab, daun yang masih muda kandungan gizinya lebih banyak.

(bj/zim/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia