Minggu, 24 Mar 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Sering Bocor, Pasar Buah Diperbaiki Tahun Ini

22 Januari 2019, 17: 23: 10 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KAWASAN PERDAGANGAN: Pasar Banjarejo atau Pasar Buah ini transaksi perdagangan hingga malam. Namun, pasar banyak bocor, rencana diperbaiki tahun ini.

KAWASAN PERDAGANGAN: Pasar Banjarejo atau Pasar Buah ini transaksi perdagangan hingga malam. Namun, pasar banyak bocor, rencana diperbaiki tahun ini. (Muhdany Y. Laksono/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Pasar Buah atau Pasar Banjarejo, tahun ini akan diperbaiki. Pasar di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu, butuh perbaikan mengingat kondisinya mulai tak layak. Ada dua pasar lagi, yang akan diperbaiki tahun ini. Yakni Pasar Padangan dan Pasar Sroyo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariyana menjelaskan, revitaliasi tiga pasar akan dilakukan tahun ini. Saat ini sudah melalui proses pembahasan. “Ini masih dalam pembahasan teknis,” katanya Senin (21/1).

Agus menjelaskan, tiga pasar itu hingga kini belum mendapatkan revitalisasi. Sedangkan pasar-pasar lainnya sudah direvitalisasi pada 2016 lalu. “Ada yang (anggaran, Red) dari pusat dan ada yang anggarannya dari daerah,” jelasnya.

Agus melanjutkan, revitalisasi pasar daerah sangat dibutuhkan. Sebab, banyak bangunannya sudah tidak layak. Bahkan, ketika hujan deras, terjadi kebocoran di beberapa bagian. Pasar Buah sebutan Pasar Banjarejo pada 2017 sudah direvitalisasi. Namun, hanya pada selatan atau Pasar Beras. Sedangkan bagian utamanya di utara jalan belum tersentuh perbaikan. 

Selain tiga pasar itu, lanjut Agus, pasar lain yang menjadi agenda revitalisasi adalah Pasar Kota. Namun, revitalisasi Pasar Kota tidak dilaksanakan tahun ini. Sebab, belum dialokasikan anggaran. Selain itu, untuk melakukan revitalisasi Pasar Kota dibutuhkan persiapan yang sangat matang. 

“Lokasi sementara juga harus disiapkan dulu,” jelasnya.

Menurut Agus, Pasar Kota juga sudah banyak yang tidak layak. Sehingga, perbaikan tetap menjadi agenda. Namun, belum bisa dipastikan waktunya. Selain itu, pemkab juga memiliki satu pasar yang mati suri. Yakni, Pasar Sukorejo di Kecamatan Kota. 

Pasar itu kini sudah tidak berfungsi sebagai pasar. Sebab, para pedagang dan pembeli sudah beralih ke pasar krempyeng yang lokasinya di utara rel kereta api Jalan Munginsidi.  

“Itu nanti rencananya juga akan kita fungsikan lagi,” jelasnya.

(bj/zim/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia