Rabu, 21 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Mumuk dan Edi Jadi Kepala OPD Lagi 

12 Januari 2019, 09: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KOMITMEN: Para pejabat yang mendapat jabatan baru dilakukan pengambilan sumpah, Jumat (11/1).

KOMITMEN: Para pejabat yang mendapat jabatan baru dilakukan pengambilan sumpah, Jumat (11/1). (M. Mahfudz Muntaha/Jawa Pos Radar Blora)

Share this      

BLORA – Dua orang pejabat kawakan akhirnya menempati posisi sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lagi. Yakni Slamet Pamuji dan Setyo Edi. Dulu, keduanya sempat menjabat sebagai kepala OPD. Namun, setelah ada perubahan struktur OPD, keduanya menjadi asisten di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. 

Kini, keduanya kembali dipercaya menduduki kepala OPD. Slamet Pamuji yang sebelumnya menjabat asisten bidang ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat dimutasi menjadi kepala dinas kepemudaan, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata (dinporabudpar).

Jabatan yang ditinggal Mumuk, sapaan akrab Slamet Pamuji, selanjutnya ditempati Suryanto. Suryanto sebelumnya menjabat kepala dinas perindustrian dan tenaga kerja (dinperinaker). 

Sedangkan, kepala dinperinaker yang baru ditempati Setyo Edy yang sebelumnya menjabat asisten I sekretaris daerah (sekda). Lalu Purwadi Setiono menggantikan Setyo Edy. Purwadi Setiono sebelumnya menjabat staf ahli bupati bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

Selain Mumuk dan Edy, ada pejabat lain yang posisinya juga tergeser. Bupati Blora Djoko Nugroho memang kembali memutasi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkup Pemkab Blora, Jumat (11/1). Padahal sebelumnya telah melantik empat pejabat. 

Seperti Gundala Wejasena sebagai kepala dinas peternakan dan perikanan (disnakan) menggantikan Wahyu Agustini yang dimutasi menjadi staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan. Pejabat lainnya yang dimutasi adalah Gunadi yang sebelumnya menjabat kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa (PMD) menjadi staf ahli bupati bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

Winoto yang sebelumya menjabat staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan digeser menjadi staf ahli bupati bidang hukum, pemerintahan, dan politik.  

Bupati Blora setelah pelantikan ini, pihaknya meminta, pejabat baru bisa segera melaksanakan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang sudah diserahkan. 

“Selamat, segera masuk pos masing-masing. Saya minta DPA yang sudah masuk segera ditindaklanjuti. Semakin cepat semakin baik. Uang di masyarakat akan cepat berputar,” ujarnya.

Selain delapan JPT tersebut, juga telah dilantik 11 pejabat pengawas. Saat ini ada enam jabatan kepala dinas kosong. Seperti kepala dinas pendidikan; kepala dinas PMD; kepala dinas perumahan, permukiman, dan perhubungan (dinrumkimhub); satpol PP, badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPPKAD), dan perpustaan yang saat ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

(bj/fud/aam/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia