Senin, 17 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Titik Rawan Kecelakaan Bergeser Perempatan Pasar Sumberrejo

10 Januari 2019, 18: 24: 27 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

ilustrasi

ilustrasi (pixabay.com)

BOJONEGORO - Titik black spot atau rawan kecelakaan kini telah bergeser. Tahun lalu berada di Jalan Bojonegoro-Babat turut Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo. Sedangkan tahun ini berada di Perempatan Pasar Sumberrejo turut wilayah Desa/Kecamatan Sumberrejo. 

Penentuan titik black spot berdasarkan hasil analisis dan evaluasi (anev) selama setahun Satlantas Polres Bojonegoro. Sehingga, dinyatakan sebagai daerah rawan kecelakaan.

Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto menerangkan, penentuan black spot sudah ada rumus khususnya. Tidak hanya banyaknya kecelakaan terjadi di daerah tersebut, tapi juga jumlah korban jiwa dari banyaknya kejadian kecelakaan. 

“Itu sudah ada rumus khususnya, jadi dihitung secara kompleks,” ujarnya. 

Titik black spot-nya tahun ini lebih tepatnya di Perempatan Pasar Sumberrejo 700 meter ke arah timur. Sehingga, ia pun mengimbau agar para pengendara motor maupun mobil selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.

Wilayah timur Bojonegoro memang lebih rawan karena jalannya yang sempit, namun kendaraan melintas cukup padat. Mulai dari roda dua, roda empat, truk, maupun bus. Sehingga, tak hanya rawan kecelakaan saja, namun apabila ada kenaikan volume kendaraan juga menyebabkan rawan macet. 

“Wilayah timur jalannya sempit. Juga rawan macet kalau sudah naik volume kendaraannya,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Satlantas Polres Bojonegoro, kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sepanjang tahun 2018 dibanding tahun 2017 mengalami penurunan. Berdasarkan jumlah kejadian turun 15,92 persen. Lalu jumlah korban meninggal dunia (MD) mengalami penurunan 15, 74 persen. Begitu pun jumlah kerugian materiel juga mengalami penurunan 18,52 persen.

DATA KECELAKAAN

Jumlah Kejadian

2017: 1.055

2018: 877

MD

2017: 127

2018: 107

LB

2017: 24

2018: 31

LR

2017: 1.873

2018: 1.452

Jumlah Kerugian

2017: Rp 1,1 Miliar

2018: Rp 912,8 Juta

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia