Jumat, 18 Jan 2019
radarbojonegoro
icon-featured
Sportainment

Kembali Dipatok Target Papan Atas 

08 Januari 2019, 08: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

seleksi persela

seleksi persela (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Sementara itu,  persaingan kompetisi Liga 1 ke depan diprediksi bakal semakin kompetitif. Termasuk oleh hadirnya tiga tim promosi Semen Padang, Kalteng Putra, dan PSS Sleman, tak bisa dilihat sebelah mata. Sebab tiga tim tersebut memiliki kemampuan finansial yang mumpuni, serta sudah berembus isu ancang-ancang membidik pemain-pemain berkualitas. 

“Kompetisi nanti, tim-tim yang baru promosi tentunya tidak ingin numpang lewat saja. Mereka tentu akan berusaha untuk eksis di Liga 1,” tutur CEO Persela  Yuhronur Effendy kepada Jawa Pos Radar Lamongan Minggu (6/1).

Meski begitu, Yuhronur tetap mematok target Laskar Joko Tingkir bisa berada di papan atas klasemen Liga 1. Namun itu tak akan mudah. Target papan atas musim lalu menguap. Tim berkaus kebesaran biru muda itu hanya bertengger di posisi 13 klasemen Liga 1. “Walaupun persaingan makin ketat. Tapi kita tetap menargetkan bisa bersaing di papan atas,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekkab Lamongan tersebut. 

Untuk merealisasikan itu, jajaran pelatih Persela sudah mulai bergerak dengan menyeleksi pemain minggu ini. Namun ada perbedaan dengan musim lalu. Saat pembentukan tim sebelumnya, Aji mencoret mayoritas pemain Persela. Sedangkan, kompetisi nanti, ada 16 pemain yang sudah dipastikan mengisi skuad Persela. 

Di antaranya, Dwi Kuswanto, Arif Satria, Aed Tri Oka, Zaenuri, Ahmad Birrul Walidain, Eky Taufik Febriyanto, Samsul Arifin, Yusuf Brian Rahmantara, Ahmad Subagja Baasith, Sendy Pratama, M Fahmi Al-Ayyubi, Sugeng Effendy, Ghifari Vaiz Aditya, dan Abiyoso. Diharapkan pemain tersebut makin matang di kompetisi mendatang. “Kita masih cukup optimistis, asalkan pertandingan nantinya sesuai dengan rules (aturan-aturan, Red) yang ada,” ucap Yuhronur.

Sementara itu, tim pelatih Persela yang tetap dipertahankan untuk musim mendatang, juga terus memantau sepak terjang dan persiapan seluruh tim Liga 1. Termasuk pemain-pemain yang menjadi bidikan dan sudah direkrut kompetitor Persela nanti. “Sekarang saya intensif memantau pergerakan tim-tim lainnya,” tutur asisten pelatih Persela Danur Dara saat dikonfirmasi via ponsel.

Danur juga menyatakan, tiga tim yang promosi cukup layak bermain di Liga 1. Terutama karena memiliki aspek finansial yang cukup kuat untuk bisa memberikan perlawanan pada tim lainnya. “Kita tahu Kalteng, Sleman, dan Semen Padang punya aspek untuk mengejutkan di Liga 1,” terang pelatih yang pernah menangani Arema Malang dan Perssu Sumenep Madura tersebut. 

Contohnya tiga tim yang promosi musim lalu. Persebaya dan PSIS Semarang mampu bertahan di Liga 1. Danur mengatakan, tiga tim promosi tersebut tentu sudah membaca ketatnya persaingan di Liga 1. “Mereka kan juga tentu sudah membaca bagaimana  ketatnya persaingan di Liga 1. Tentu tidak ingin numpang lewat. Kita harus lebih waspada,” ujar pelatih asal Malang tersebut. 

Persela memiliki tradisi yang selalu bertahan di kompetisi teratas Indonesia. Danur menilai itu menjadi motivasi besar tim untuk melanjutkan di kompetisi berikutnya.  

Namun, Danur menuturkan, beban tim pelatih Persela akan lebih berat ke depannya. Sebab, targetnya bukan hanya bertahan, tapi juga bisa membuat kejutan di Liga 1. Termasuk mengangkap posisi Persela di klasemen lebih baik dari sebelumnya. Salah satunya tidak meremehkan tim pendatang baru, yang nantinya justru bisa menjelma sebagai tim dengan kekuatan mumpuni. 

“Tentunya mereka bisa mengantisipasi dan belajar. Bagaimana tim sekelas Sriwijaya bisa jatuh, serta Mitra Kukar dengan materi seperti itu bisa jatuh,” pungkasnya.

(bj/jar/ind/feb/bet/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia