Jumat, 18 Jan 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Bengkel Terbakar, Satu Orang Terluka 

07 Januari 2019, 16: 10: 01 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

HANGUS: Kebakaran terjadi di dua lokasi dengan waktu yang berbeda. Petugas sedang berusaha memadamkannya.

HANGUS: Kebakaran terjadi di dua lokasi dengan waktu yang berbeda. Petugas sedang berusaha memadamkannya. (Bhagas Dani Purwoko/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO – Kebakaran di Bojonegoro masih terus terjadi. Terbaru, kebakaran terjadi di bengkel Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, turut Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Minggu (6/1). Bengkel itu milik Pamuji, 50, warga Desa Sumengko, RT 4/RW 1, Kecamatan Kalitidu. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro menerima laporan kebakaran sekitar pukul 00.15. Setelah menerima laporan tersebut dilanjutkan dengan mengirimkan 4 unit mobil pemadam kebakaran, 2 unit dari Pos Bantu Padangan, dan 2 unit dari Pos Bojonegoro Kota, dengan kekuatan 12 personel.

Namun, si jago merah sudah menjalar sangat hebat, sehingga bengkel milik Pamuji tak terselamatkan. Diduga, sumber api berasal dari percikan bunga api dari diesel dan menyambar bahan bakar berada di dekatnya. Sehingga api membesar dan membakar bengkel berikut seluruh isinya.

Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Sukirno mengatakan, tidak ada korban jiwa. Namun, ada satu orang yang mengalami luka. Yakni Habib, warga Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu. 

“Tidak ada korban jiwa, namun ada satu orang mengalami luka-luka. Selain itu, truk fuso yang sedang berada di bengkel turut terbakar di bagian kepala truk dan tujuh unit sepeda motor yang berada di dalam bengkel, juga ludes terbakar,” terangnya. 

Dia melanjutkan, api baru benar-benar dapat dipadamkan pada pukul 02.15. Selain itu, korban luka-luka juga langsung dievakuasi di RSI Kalitidu untuk dirawat lebih lanjut. 

“Saat kebakaran, korban kondisinya memang sedang tidur di dalam bengkel tersebut, namun syukurnya dibangunkan oleh pemilik bengkel itu,” pungkasnya. Diperkirakan, imbuh dia, kerugian material mencapai sebesar Rp 256 juta.

Sementara itu, sebelum kebakaran di bengkel, telah terjadi kebakaran di titik lain. Yakni, di Kecamatan Ngraho. Peristiwa kebakaran itu di warung mi dan bakso milik Sunarto, 39, warga Desa Sumberarum, RT 17/RW 6, Kecamatan Ngraho, sekitar pukul 19.45 pada Sabtu (5/1) lalu. 

Sukirno menuturkan, bahwa kebakaran warung mi dan bakso yang terjadi di wilayah Kecamatan Ngraho itu terjadi ketika Sunarto bersama istrinya sedang pergi sekitar pukul 19.00. Kondisi warung dalam keadaan kosong dan korban lupa mematikan kompor yang berada di dalam gerobak bakso. Sehingga apinya membesar dan membakar gerobak bakso berikut sejumlah perabotan yang ada di dalam warung.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 15 juta. Adapun kebakaran terjadi diketahui warga sekitar melihat asap tebal keluar dari dalam warung tersebut sekitar pukul 19.45. Sehingga warga berupaya membuka paksa pintu depan warung, untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. 

“Kemudian, kami mengerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Bantu Padangan berikut 4 personel dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.45,” jelasnya.

(bj/gas/aam/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia