Senin, 18 Mar 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pangkalan Elpiji Harus Sediakan Timbangan

02 Januari 2019, 09: 20: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

MENATA: Salah satu tempat penjualan tabung elpiji 3 kilogram di Bojonegoro. Kini pemerintah mendorong agar disediakan timbangan untuk pangkalan tabung elpiji.

MENATA: Salah satu tempat penjualan tabung elpiji 3 kilogram di Bojonegoro. Kini pemerintah mendorong agar disediakan timbangan untuk pangkalan tabung elpiji. (M. Nurcholis/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO – Pangkalan elpiji bersubsidi diimbau untuk menyediakan timbangan. Tujuannya untuk memastikan konsumen bahwa elpiji 3 kilogram tersebut sesuai dengan takaran. Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdag) Agus Hariyana menuturkan, selama ini pihaknya belum menerima komplain dari masyarakat soal itu. Namun, antisipasi hal itu memang harus dilakukan. “Ini jauh lebih baik. Biar pembeli juga tidak menerka apakah isinya sesuai,” jelasnya.

Agus menjelaskan, tabung elpiji melon itu beratnya mencapai 2,5 kilogram. Jika diisi gas elpiji sebanyak 3 kilogram, maka keseluruhan beratnya adalah  5,5 kilogram. Jika ditimbang kurang, maka disdag akan langsung memprosesnya. “Akan kami berikan sanksi. Pangkalan juga,” jelasnya.

Namun, lanjut Agus, yang akan diproses sanksi lebih dulu adalah stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE). Sebab, mereka yang melakukan pengisian tabung-tabung. “Paling berat sanksinya adalah pencabutan izin operasional,” jelasnya.

Agus menjelaskan, selama ini masyarakat langsung percaya bahwa elpiji 3 kilogram itu sesuai ukuran. Sebab, sudah terutup segel. Namun, hal itu harus dipastikan dengan ditimbang. “Dengan begitu,  konsumen akan puas dan yakin,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, disdag akan menempatkan timbangan di sejumlah pasar. Timbangan itu untuk umum. Pembeli di pasar bisa langsung menimbangnya di timbangan digital itu. Bahkan, bisa langsung dicetak. “Jika tidak sesuai, bisa langsung komplain,” jelasnya.

Hal itu, lanjut dia, diharapkan juga dilakukan pangkalan elpiji. Sehingga, tidak ada kecurangan.

(bj/zim/aam/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia