Jumat, 18 Jan 2019
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Antisipasi Inflasi Akhir Tahun 

28 Desember 2018, 10: 20: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Inflasi

Inflasi (M. Nurcholis/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO — Jelang akhir tahun, sejumlah bahan pokok diprediksi mengalami kenaikan harga. Tidak hanya itu, tapi juga mengalami kelangkaan. Sehingga rentan inflasi. Mengantisipasi kondisi itu, pemerintah kabupaten (pemkab) mulai lakukan gerak antisipasi. 

Meski saat ini ketersediaan bahan pokok masih mencukupi, tidak menutup kemungkinan bakal ada lonjakan menjelang akhir tahun. Kondisi itu sebenarnya sedang diantisipasi. Mengingat, inflasi bisa datang sangat mendadak. Saat kebutuhan meningkat, inflasi kemungkinan bisa langsung terjadi. 

“Inflasi bisa datang sangat mendadak. Jadi persiapannya pun harus jauh hari,” kata Kabag Perekonomian Pemkab Bojonegoro Rahmad Junaidi Kamis (27/12).

Rahmad mengatakan, hingga akhir 2018 dan awal 2019 ini, pemkab sudah mulai melakukan sejumlah tindakan. Di antaranya, melaksanakan kegiatan pasar murah. Terutama untuk komoditi beras, gula, dan minyak goreng. Juga mengidentifikasi ketersediaan pasokan bahan-bahan pokok dan elpiji.

Selain itu, tim pengendali inflasi daerah (TPID) juga akan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga ke sejumlah pasar, swalayan, hingga toko modern untuk barang seperti beras, minyak goreng, hingga gula. Pihaknya bersama tim bakal bikin sidak ketersediaan bahan pokok dan keamanan pangan.  

Menurutnya, saat ini memang sudah mulai terasa kenaikan harga telur. Sebab, sejak Natal hingga hari ini, permintaan mengalami kenaikan. Parahnya lagi, harga pakan ayam juga mengalami kenaikan. Sebab, dipengaruhi kenaikan harga jagung. Namun, untuk harga daging maupun beras, dia memastikan tidak ada lonjakan berarti hingga saat ini. 

“Tahun lalu memang fokusnya di beras. Namun, untuk tahun ini lebih ke telur,” pungkas dia.

(bj/cho/zky/aam/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia