Jumat, 24 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment

Kekuatan dalam Ancaman

19 Desember 2018, 15: 11: 08 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Persatu

Persatu (Canggih Putranto/Jawa Pos Radar Tuban)

TUBAN - Kekuatan Persatu Tuban dalam masalah serius. Tak semua pemain bisa diturunkan pada laga lanjutan babak 8 besar grup timur Liga 3 Nasional versus Persewar Waropen di Stadion Brawijaya Kediri nanti malam. Pelatih Edy Sutrisno menyampaikan, sedikitnya delapan pemain dalam kondisi tidak prima. Tiga di antaranya masih sakit. Mereka adalah M. Aisyi Budi, kiper Wirorejo Prapto, dan Teguh Yofi. 

M. Asiyi Buda, kata Edy, panggilan akrabnya, mengalami  cedera kepala karena robek saat membela Persatu melawan Celebest FC pada pertandingan perdana di Stadion Brawijaya Kediri, Minggu (9/12) malam. Sekitar empat jahitan bersaramg di kepala penyerang tersebut. ‘’Sekarang sudah pulang dan masih perawatan. Kemungkinan besar tidak bisa tampil,’’ ujar dia. Sedangkan kiper Wirorejo dan bek Teguh Yofi masih sakit dan dalam perawatan. Kedua pemain ini belum dipastikan bisa tampil. 

Sementara itu, lima pemain lainnya juga masih mengalami cedera. Yakni, Bima Boy Asmara, Syahrul Mukarom, Eka Yudha Pratama, Nurul Ulum, dan Syahrur Ramadani.   

Disampaikan dia, center bek Bima Boy Asmara harus memulihkan kakinya setelah tertarik kala memperkuat Persatu pada pertandingan awal babak 8 besar Liga 3 Nasional. Bima ditarik keluar pada babak kedua digantikan Tokoh. Begitu juga Syahrul Mukarom yang mengalami cedera kaki bengkak. Sementara Syahrur Ramadani cedera betis. ‘’ Ulum (Nurul Ulum) juga cedera, yang kemungkinan tak bisa tampil. Eka (Eka Yudha Pratama) sudah mulai pulih,’’ ungkapnya. 

Meski demikian, Persatu bakal menurunkan skuad terbaiknya pada pertandingan kedua nanti malam untuk memperebutkan tiket lolos Liga 2. Di bawah mistar gawang Bagus Prasetyo akan ditampilkan sejak babak pertama. Sedangkan di barisan pertahanan dua pemain lokal menjadi andalan tim. Yakni, M. Ali Shodiqin dan Tokoh. Keduanya dibantu wing bek Dwi Aditya dan Panji. Di barisan depan Ahmad Dedy dan Ivan Worembay menjadi andalan tim. Mereka dibantu Achmad Nuril Mubin dan Edy Winarno serta gelandang Danu Rosade. ‘’Semua pemain yang siap akan kita turunkan,’’ tegasnya. 

Meski pertandingan jam pertama antara Persik dan Celebest FC sangat menentukan status Persatu, pelatih tidak terlalu terbebani. Jika Celebest FC kalah, maka Persatu lolos Liga 2.

(bj/can/zak/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia