Rabu, 13 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Bencana Longsor, Korban Belum Tertangani

12 Desember 2018, 19: 22: 17 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

LONGSOR: Petugas damkar saat memantau lokasi longsor di Dusun Kalipapak, Desa Sekar, kemarin.

LONGSOR: Petugas damkar saat memantau lokasi longsor di Dusun Kalipapak, Desa Sekar, kemarin. (M. Nurkhozim/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

SEKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tidak bergerak cepat dalam penanganan bencana longsor di Kecamatan Sekar. Hingga kemarin (11/12), belum ada penanganan dari pemkab untuk korban longsor. 

Masih terdapat warga terdampak mengungsi di rumah sanak keluarganya. Bencana banjir bandang dan puting beliung ini terjadi Sabtu (8/12). Banjir disertai angin kencang ini melanda (Dusun Kalipapak dan Dusun Grenjengan) Desa Sekar. Serta, Desa Miyono. 

“Belum ada bantuan pak. Baru bantuan kerja bakti dari warga sekitar yang kami terima,” ujar Jumiatun, salah satu korban longsor saat ditemui di rumahnya.

Jumiatun mengatakan, longsor mengakibatkan dinding rumahnya ambrol. Dia beserta suami dan anaknya seketika semburat keluar rumah. Takut rumah berdinding kayu ambruk. “Baru setelah hujan reda saja melihat rumah. Untungnya rumah tidak ambruk,” ucapnya dengan sedih.

Untuk sementara, Jumiatun menginap di rumah ibunya. Kebetulan rumah ibunya tidak terkena longsor. “Kami berharap segera dapat bantuan. Rumah kami diperbaiki,” ujar dia. 

Menurut Jumiatun, belum ada bantuan apapun yang diterima. Bahkan, tidak ada petugas yang datang memantau ke lokasi. “Baru Pak RT yang menggalakkan kerja bakti untuk menyingkirkan material longsor,” jelasnya.

Kemarin, sejumlah petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro, mengunjungi lokasi terdampak longsor. Namun, petugas damkar tidak bisa berbuat banyak. Sebab, hal itu menjadi domain badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat. 

“Kita hanya memantau kondisi. Penanganan nanti di BPBD,” ujar Sekretaris Dinas Damkar Bowo Sasmito.

Bowo mengatakan, selain di Dusun Kalipapak, Desa Sekar, di Desa Miyono juga terjadi hal serupa. Selain itu, sejumlah rumah di kawasan juga juga rentan terkena longsor. Sebab, rumah mereka ada di dekat tebing. “Jika hujan ini juga rawan longsor,” ujarnya.

(bj/zim/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia