Jumat, 19 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Jembatan Ngraho-Blora Tak Masuk RAPBD 2019

22 November 2018, 17: 59: 49 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Jembatan Ngraho-Blora Tak Masuk RAPBD 2019

(M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO - Jembatan Ngraho-Blora bakal dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dan Pemkab Blora, tampaknya belum bisa dilaksanakan tahun depan. Sebab, rencana pembangunan jembatan itu tidak masuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2019. 

“Di RAPBD tidak ada. Jadi, itu saya kira masih dua atau tiga tahun lagi,” kata Ketua DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto kemarin (21/11).

Sigit menjelaskan, pembangunan jembatan itu bisa saja dilaksanakan tahun depan. Namun, jika dibangun dengan anggaran pemerintah pusat atau APBN. Karena itu, nota kesepahaman (MoU) antara pimpinan tiga kabupaten Senin (19/11) lalu adalah untuk menyatukan visi terkait hal itu. 

“Tiga bupati harus sepakat untuk meminta agar didanai pusat,” tegasnya.

Namun, jika pemerintah pusat tidak bisa, tentu tiga kabupaten harus bersinergi untuk membangunnya. Sesuai dengan wilayahnya. Wilayah Blora dibangun oleh Pemkab Blora. Begitu juga dengan Bojonegoro. 

Menurut Sigit, hal yang menjadi kendala adalah administrasi. Sebab, jembatan itu nantinya melintas di dua kabupaten. Bahkan, dua provinsi. Karena itu, harus ada kesepahaman. Sigit mengakui jembatan itu memang sangat dibutuhkan warga. 

Sebab, selama ini akses menuju ke masing-masing wilayah itu terbatas. Warga harus menyeberang dengan perahu penyeberangan. Padahal, banyak warga Blora yang bersekolah di Bojonegoro, dan sebaliknya. “Jika jembatan itu dibangun, banyak warga yang akan terbantu,” jelasnya.

Rencana pembangunan jembatan itu diawali dengan penandatanganan kesepakatan antara tiga pemkab. Yaitu, Pemkab Ngawi, Blora, dan Bojonegoro atau disingkat Wiranegera. Penandatanganan kesepakatan itu disaksikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Rencana pembangunan jalan dan jembatan memang menjadi prioritas Pemkab Bojonegoro. Pemkab mengalokasikan anggaran cukup fantastis untuk proyek itu. Yaitu, Rp 601 miliar. Rencananya, pembangunan dan perbaikan jalan tuntas pada 2021 mendatang. 

(bj/cho/zim/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia