Kamis, 27 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Bukti Semen Indonesia Kokoh Tak Tertandingi

SI Akuisisi Holcim

SIG Perusahaan Semen Terbesar Asia Tenggara

14 November 2018, 22: 24: 55 WIB | editor : Amin Fauzie

Saham Holcim dibeli Semen Indonesia

Saham Holcim dibeli Semen Indonesia (Grafis: Tini-Amin/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

TUBAN-Holcim memang hebat di luar negeri. Statusnya sebagai salah satu perusahaan semen terbesar di dunia yang menguasai 5 benua dan menancapkan kuku bisnis pada 70 negara, benar adanya. Namun, itu tidak berlaku di Indonesia. Terbukti, di tanah air, mereka justru kalah dengan pemain semen lokal, salah satunya dengan PT Semen Indonesia (SI).

Bukti perusahaan asal Swiss ini tidak mampu menandingi kekokohan SI sebagaimana tagline-nya, terbukti dengan dilepasnya mayoritas sama perusahaan semen ini kepada PT SI.

Dalam rilis yang diterima Jawa Pos Radar Tuban tadi malam dinyatakan, LafargeHolcim telah menandatangani perjanjian dengan PT SI  untuk melepas seluruh saham kepemilikannya 80,65 persen di PT Holcim Indonesia dengan nilai kurang lebih USD 1,75 milar.

Akuisisi tersebut secara otomatis menempatkan Semen Indonesia Group sebagai perusahaan semen terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan kapasitas 53 juta ton semen per tahun.

Dalam siaran pers Holcim dinyatakan, divestasi merupakan langkah penting bagi LafargeHolcim dalam mencapai tujuan strategis setelah melalui rangkaian tinjauan portfolio secara menyeluruh sejak awal tahun.
Divestasi saham yang dilaksanakan termasuk keseluruhan aset operasional LafargeHolcim di Indonesia yang mengoperasikan 4 pabrik semen, 33 batching plant beton siap pakai dan 2 tambang agregat.

CEO LafargeHolcim Jan Jenisch menyampaikan, seperti pernah disampaikan sebelumnya, divestasi ini adalah bagian dari implementasi strategi terbaru LafargeHolcim 2022 – Building for Growth untuk mendivestasikan senilai minimum 2 milyar CHF hingga 2019.

Dia menilai, pengumuman tersebut merupakan salah satu tonggak penting dalam pencapaian target divestasi dan komitmen perusahaannya dalam meningkatkan kinerja keuangan. Dikatakan Jan Jenisch, penerimaan dari hasil divestasi akan sangat membantu peningkatan debt ratio dengan target dua kali net debt to recurring EBITDA yang diharapkan tercapai pada akhir 2019.

''Penyelesaian keseluruhan transaksi ini bergantung dari persetujuan institusi-institusi pemerintah yang berwenang sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia,'' tulis lengkap Jan Jenisch dalam rilisnya.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Tbk Agung Wiharto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli bersyarat untuk mengambil alih sejumlah 6.179.612.820 lembar saham atau setara 80,6 persen kepemilikan saham PT Holcim Indonesia Tbk. Saham tersebut senilai USD 917 juta (harga disesuaikan kondisi pada saat penyelesaian transaksi) pada Senin (12/11) sekitar pukul 19.00 WIB.

''Transaksi akuisisi ini akan dilakukan melalui PT Semen Indonesia Industri Bangunan (anak perusahaan PT SI, Red).

Selain mengoperasikan empat pabrik semen dengan kapasitas 14,8 juta ton per tahun, perusahaan ini juga memiliki 30 unit usaha ready-mix. Agung optimistis pengambilalihan saham Holcim Indonesia akan memperkuat posisi SI di pasar domestik. Bukan hanya itu.

SI juga dapat memperluas jaringan pabrik semennya di dalam negeri dan memperluas diversifikasi jenis produk yang ditawarkan. Juga, meningkatkan efisiensi khususnya biaya distribusi dan bahan baku sekaligus memperkuat posisi bisnis ready mix dengan berbagai variasi produk dan solusi yang dapat meningkatkan nilai tambah.

Sebagai perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia yang menerapkan teknologi bahan bakar dari limbah, Agung berharap hal itu dapat disinergikan secara luas di seluruh fasilitas Semen Indonesia Group, sehingga dapat semakin meningkatkan efisiensi biaya.

Dengan tambahan produk pabrik Holcim 14,8 juta ton per tahun, Agung yakin SI tidak mengalami kelebihan kapasitas. Pertimbangannya, karena industri semen di Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan yang prospektif dan menjanjikan.

Selain didukung kelanjutan program investasi pemerintah dan swasta, seperti Program Satu Juta Rumah, berbagai proyek infrastruktur pemerintah juga tumbuh. Swasta pun mengebut berbagai proyek properti. Belum lagi konsumsi retail.

Pria yang juga mantan wartawan ini menegaskan, pengambilalihan saham akan memberikan tambahan kapasitas dan jangkauan geografis yang semakin luas bagi Semen Indonesia Group untuk mampu menangkap peluang pertumbuhan industri semen domestik. Juga, mampu memperkuat ketahanan industri semen BUMN di Indonesia.

Digambarkan dia, sekarang ini terhadap 15 perusahaan semen dengan kapasitas terpasang sekitar 107 juta ton per tahun.

Dari jumlah tersebut 63 persen kapasitas tersebut dikuasai pemain swasta dan pemain asing. Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso menyampaikan beberapa tujuan strategis atas aksi korporasi ini.

''Kami bersyukur dapat mengumumkan transaksi pengambilalihan saham yang transformasional bagi Semen Indonesia Group untuk dapat mempertahankan posisi sebagai market leader di Indonesia,'' tulis dia dalam siaran persnya.

Dalam situasi industri semen nasional yang semakin kompetitif, kata Hendi, kombinasi antara Semen Indonesia dan Holcim Indonesia akan membuat foot print semakin besar dan kuat.

Seperti halnya Agung, dia optimistis, akuisisi ini akan memperkuat jaringan penjualan dan produksi yang lebih luas. Dan, tentu saja meningkatkan kemampuan menawarkan produk yang semakin beragam bagi para pelanggan, serta menawarkan berbagai peluang yang lebih baik bagi para karyawan, pemasok, para rekanan dan pemangku kepentingan perusahaan. (ds)

(bj/ds/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia