Rabu, 14 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Ada Opsi Kantor DPRD Dibangun di Tempat Lain

Jumat, 09 Nov 2018 09:40 | editor : Ebiet A. Mubarok

Gedung DPRD

Gedung DPRD (M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Kalangan legislatif menawarkan opsi lain terkait rencana pembangunan gedung DPRD Bojonegoro. Rencana proyek tahun depan itu ada wacana dibangun di tempat lain. Atau, bukan di lokasi kantor DPRD saat ini. 

Ketua DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto mengatakan, saat ini masih mengkaji sejumlah opsi. Termasuk opsi lokasi baru gedung DPRD. Sebab, gedung baru nantinya tidak harus menempati lokasi saat ini. 

‘’Bisa di lokasi saat ini atau lokasi lain,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Menurut Sigit, dibangun di lokasi lain dipastikan tidak akan menambah anggaran lagi untuk pengadaan tanah. Sebab, tanah yang akan digunakan tentu milik pemkab setempat. Kebetulan pemkab memiliki sejumlah lahan yang belum difungsikan. 

‘’Ada sejumlah lahan milik pemkab di pinggiran kota yang belum terpakai,’’ ujar politikus Partai Golkar ini. 

Menurut Sigit, tidak masalah lokasi gedung baru tidak ada di kawasan perkotaan. Terpenting tetap di lokasi mudah dijangkau masyarakat. Saat ini, pihaknya melakukan kajian-kajian mengenai lokasi gedung itu. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menentukan lokasi pembangunan kantor DPRD. 

Sigit menjelaskan, gedung DPRD saat ini sudah banyak mengalami kerusakan. Sehingga, diperlukan pembangunan gedung baru. Disinggung desain kantor? Sigit juga belum mengetahui secara pasti. Namun, jika nilainya Rp 75 miliar dipastikan tidak jauh berbeda dengan gedung tujuh lantai pemkab. 

Ketua Komisi D DPRD Muhammad Fauzan mengatakan, pembangunan gedung baru dewan dilakukan untuk kenyamanan bersama. Baik untuk legislatif maupun eksekutif (pemkab). Sebab, sering ada rapat antara pemkab dan DPRD. ‘’Jika ada rapat dan banyak kebocoran kan tidak enak,’’ jelasnya.

Rencana pembangunan gedung baru mendapatkan persetujuan dari semua perwakilan fraksi di badan anggaran (banggar). Alasannya, gedung tersebut sudah berusia cukup tua. Saat hujan banyak kebocoran.

Opsi Kantor DPRD Dipindah

-Gedung lama (saat ini) masih bisa dipakai.

-Dibangun di lokasi lain.

-Berada di tanah milik pemkab.

-Sehingga tak perlu ada pengadaan tanah.

-Bisa di kawasan pinggiran perkotaan. 

-Terpenting bisa dijangkau masyarakat.

(bj/rij/zky/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia