Kamis, 15 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

DBH Migas Naik, Perbaikan Jalan Ditambah Rp 600 Miliar

Rabu, 07 Nov 2018 09:00 | editor : Ebiet A. Mubarok

DBH Migas

DBH Migas (M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Kenaikan dana bagi hasil (DBH) migas memicu penyesuaian anggaran tahun depan. Jalan rusak dan jembatan menjadi prioritas. Perbaikan jalan dan jembatan rusak dialokasikan dana tambahan sekitar Rp 600 miliar.

Kepastian ini setelah tim anggaran Pemkab Bojonegoro bertemu dengan badan anggaran (banggar) DPRD setempat. Mereka membahas penyesuaian kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS). 

Hasilnya, APBD 2019 diproyeksikan sebesar Rp 4,6 triliun. Naik Rp 1,03 triliun lebih dibanding perkiraan sebelumnya yaitu Rp 3,6 triliun. Kenaikan Rp 1,03 triliun itu karena DBH migas naik.

Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto mengatakan, kenaikan DBH migas diterima Bojonegoro hanya senilai Rp 1,03 triliun. Itu sudah sesuai aturan dari menteri keuangan yang hanya bisa menerima 70 persen dari total penerimaan DBH migas. 

Dengan penerimaan dana sebesar itu, harus dilakukan penyesuaian APBD 2019. Penyesuaian dilakukan pada sejumlah program prioritas. ‘’Di antaranya perbaikan jalan dan jembatan rusak,’’ ujar Sukur.

Perbaikan jalan dan jembatan rusak dialokasikan dana tambahan Rp 600 miliar. Ini agar tahun depan jalan rusak sudah mulus. Sehingga, sesuai target pemkab pada 2021 semua jalan dan jembatan sudah lancar.

(bj/zim/rij/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia