Minggu, 21 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Sukses Kucurkan Rp 60,9 M untuk KUR Petani

Penyaluran Kartu Tani – KUR Tani BNI

01 November 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BERI PENJELASAN: Penyaluran Kartu Tani-KUR Tani di Bumdes Subur Raharjo di Sendang Asmoro, Desa Ngino, Kecamatan Semanding kemarin (31/10).

BERI PENJELASAN: Penyaluran Kartu Tani-KUR Tani di Bumdes Subur Raharjo di Sendang Asmoro, Desa Ngino, Kecamatan Semanding kemarin (31/10). (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN – PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Tuban membuktikan komitmennya dalam menyukseskan program Kementerian Pertanian. Tercatat sejak Januari hingga Oktober ini, sebanyak Rp 60,9 miliar (M) dana digelontorkan melalui kredit usaha rakyat (KUR) untuk 6.924 petani se-Kabupaten Tuban. Angka tersebut terus bertambah mengingat tim BNI Tuban terus mendistribusikan Kartu Tani untuk petani-petani di Bumi Wali setiap harinya.

Dengan nominal tersebut, BNI Tuban menjadi bank penyalur kredit usaha rakyat (KUR) dengan nominal terbesar se-Jawa Timur hingga tahun ini. Ini menjadi bukti bahwa Kartu Tani dan KUR Tani sangat membantu para petani. Kemarin (31/10), giliran Bumdes Subur Raharjo Desa Ngino, Kecamatan Semanding yang menerima manfaat dari BNI. Sebanyak 50 petani penerima KUR petani diundang di kawasan wisata Sendang Asmoro desa setempat. 

Pemimpin PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Tuban Bintara mengatakan, ada banyak manfaat memiliki Kartu Tani. Antara lain para petani bisa mendapatkan kredit hingga Rp 30 juta tanpa agunan apa pun. Bunga sangat rendah, hanya 7 persen per tahun. Pembayaran kredit bisa dengan sistem bayar panen. ‘’Pinjam satu juta, hanya berbunga Rp 5.800 per bulan. Pinjam Rp 10 juta hanya berbunga Rp 58.000 per bulan,’’ jelas Bintara kepada petani. 

KOMPAK: Jajaran pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Tuban dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban.

KOMPAK: Jajaran pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Tuban dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban. (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

Tak hanya itu. Para petani yang mengajukan KUR benar-benar diringankan tanpa biaya administrasi maupun provisi sepeser pun. Seluruh petani dibebaskan dari biaya yang identik dengan kredit tersebut. Hal itu semata-mata untuk membantu petani agar sukses dalam bertani hingga panen besar. ‘’Kami pastikan yang mendapat kartu ini hanya pemilik dan penggarap lahan yang masih aktif sesuai nomor induk kependudukan (NIK)’’ tambah mantan pemimpin BNI Kantor Cabang Sidoarjo ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban Murtadji mengapresiasi kinerja BNI Tuban. Dengan usaha dan kerja keras mereka, kata Murtadji, petani cepat mengambil manfaat dari program pemerintah pusat. Menurut dia, Kartu Tani nantinya akan menjadi satu-satunya alat pembayaran untuk pupuk bersubsidi. ‘’Jadi dengan Kartu Tani, tidak ada lagi permainan harga pupuk bersubsidi. Seluruh pupuk bersubsidi hanya diterima oleh yang berhak, yakni  pemegang Kartu Tani ini,’’ tegas dia.

Murtadji berharap pendistribusian Kartu Tani terbagi tuntas untuk 126.057 petani se-Bumi Wali. Dengan konsistensi tim BNI, Murtadji yakin program Kartu Tani dan KUR Tani berjalan sukses dan mampu menjadikan petani lebih makmur dan sejahtera. ‘’Ini sesuai misi Bupati Tuban KH Fathul Huda untuk mewujudkan kesejahteraan petani melalui panen raya yang sukses,’’ ujar mantan camat Bancar ini.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia