Rabu, 14 Nov 2018
radarbojonegoro
icon-featured
Peristiwa
Terpengaruh Film Porno di Ponselnya

Miris, Siswa SD Perkosa Perawan Tua

Minggu, 09 Sep 2018 12:20 | editor : Fa Fidhi Asnan

ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

TUBAN – Dunia pendidikan di Tuban dibuat miris dengan kasus asusila yang menimpa siswa kelas enam salah satu SDN di Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding. Bocah ingusan ini berinisial DNP ini dilaporkan ke polisi karena diduga memperkosa perempuan dewasa yang masih kerabat dan tetanggannya sendiri. Dia berinisial WST, 41, perawan tua warga Dusun Jarum, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding. Kasus tersebut minggu (5/9) ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban setelah dilimpahkan Polsek Semanding.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban menyebutkan, kejadian bermula saat pelaku yang berusia 14 tahun menonton video porno di ponselnya Kamis (30/8) sekitar pukul 21.00. Tak kuat menahan syahwat, anak di bawah umur ini menuju rumah WST. Rumah korban hanya berjarak selemparan batu dari rumah pelaku. Karena rumah tidak terkunci, DNP langsung masuk dan mendapati korban tidur di kamar. Sepinya rumah WST kian membangkitkan hasrat birahi pelaku untuk menyetubuhi wanita yang usianya 27 tahun lebih tua.

Begitu mendekati tempat tidurnya, wanita paro baya tersebut langsung meneriaki DNP. Diteriaki, pelaku bukannya takut. Dia malah kesetanan dan mengancam akan membunuh korban jika berteriak dan melawan. WST yang tidak berdaya akhirnya menyerahkan kehormatannya kepada bocah ingusan yang pantas menjadi anaknya tersebut.  Versi keterangan korban kepada petugas, dia mengaku tak kuasa menolak karena takut dibunuh. Usai memperkosa korbannya, DNP kembali ke rumahnya.

Keesokan harinya, korban yang buruh tani ini menceritakan perbuatan bejat DNP kepada adiknya. Tidak terima kakaknya diperkosa, saksi melaporkan kasus tersebut ke Polsek Semanding. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memanggil saksi-saksi, minggu kasus tersebut dilimpahkan ke UPPA Satreksrim Polres Tuban.Berdasarkan data Satreskrim Polres Tuban, kasus pria di bawah umur memperkosa wanita dewasa baru kali pertama terjadi di Tuban. 

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Iwan Hari Poerwanto melalui Kaurbinops Satreskrim Polres Tuban Iptu Dean Tomy Rimbawan mengatakan, kasus tersebut baru masuk ke mejanya dan masih proses penyidikan. Barang bukti yang sementara diamankan, celana dalam milik korban dan pelaku, celana pendek pelaku, baju korban, dan tikar. ‘’Masih ada beberapa kajian yang kami lakukan, apalagi terlapor merupakan anak di bawah umur,’’ ujar dia.

Tomy memastikan kasus tersebut tetap diproses sesuai prosedur. Terlapor dijerat pasal 285 KUHP tentang pemaksaan berhubungan intim di luar perwakinan. Untuk melengkapi penyidikan, polisi masih memanggil terlapor, saksi, dan penambahan barang bukti.

(bj/yud/ds/faa/JPR)

Alur Cerita Berita

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia