Jumat, 21 Sep 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Jumlah Bacaleg Berkurang

Kamis, 02 Aug 2018 20:28 | editor : Ebiet A. Mubarok

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Masa perbaikan berkas sudah berakhir Selasa lalu (31/7). Jumlah bakal calon legislatif (bacaleg) diserahkan, tidak sama dengan jumlah awal diserahkan. Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Divisi Teknis Penyelenggara Fatkhur Rohman menuturkan, jumlah bacaleg berkurang. Namun, itu tidak terjadi di semua partai politik  (parpol). Hanya parpol tertentu berkurang. “Berkurang tapi tidak semua parpol,” terangnya.

Namun, lanjut dia, pihaknya belum merinci berapa parpol bacalegnya berkurang. Sebab, verifikasi masih berlangsung. “Detailnya belum bisa diketahui saat ini,” jelasnya. 

Rohman tidak mengetahui apa penyebab sejumlah bacaleg itu mundur. Sebab, semua berkas perbaikan belum selesai diverifikasi. “Nanti kalau berkas sudah verifikasi semua akan diketahui,” jelasnya.

Awalnya jumlah bacaleg mendaftar di KPUK mencapai 631 orang. Diperkirakan jumlah bacaleg mengundurkan diri tidak sampai 10 orang. 

Selasa (31/7), seorang kepala desa (kades) yang menjadi bacaleg mengundurkan diri. Alasannya, ingin fokus jadi kades. 

Menurut Rohman, sebelum masa verifikasi perbaikan berkas, pengunduran diri menjadi domain parpol. Bukan KPUK. “Kalau sudah verifikasi itu domain KPU,” jelasnya.

Rohman menjelaskan, jika yang mengundurkan diri bacaleg perempuan. Dan, itu memengaruhi kuota 30 persen perempuan, maka parpol harus mencarikan gantinya. Pergantian harus diisi di nomor bacaleg yang ditinggalkan. “Tidak bisa diisi dari dapil lainnya,” jelasnya.

Jika kuota perempuan di suatu daerah pemilihan (dapil) tidak terpenuhi, maka parpol bisa kehilangan bacaleg di dapil tersebut. Karena itu, keterwakilan perempuan menjadi perhatian serius parpol.

(bj/zim/nas/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia