Jumat, 21 Sep 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Klaim Bebas Penyakit Anthrax

Kamis, 02 Aug 2018 20:07 | editor : Ebiet A. Mubarok

BEBAS PENYAKIT: Penjualan kambing dan sapi menjelang Idul Adha. Disnakkan mengklaim Bojonegoro bebas penyakit anthrax. 

BEBAS PENYAKIT: Penjualan kambing dan sapi menjelang Idul Adha. Disnakkan mengklaim Bojonegoro bebas penyakit anthrax.  (M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO – Menjelang  Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mengklaim Bojonegoro bebas dari penyakit leptosirosis anthrax mulut dan kuku. “Bojonegoro aman, bebas penyakit anthrax atau biasa disebut sapi gila, kami akan terus memantaunya,” ujar Kepala Disnakkan Bojonegoro Ardiyono Purwanto.

Apabila sudah terlihat pergerakan para pedagang hewan kurban, Disnakkan akan turunkan tim kesehatan hewan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sidak tersebut akan ditentukan titiknya terutama perbatasan, karena biasanya rawan ada hewan-hewan ternak dari luar kota. “Kami siap antisipasi dan mengecek kesehatan hewan-hewan kurban,” ujarnya. 

Selain itu, pihaknya mengaku tidak hanya bergerak ketika jelang Idul Adha saja. Ketika ada bencana alam, tim kesehatannya pasti juga akan mengecek kondisi kesehatan hewan-hewan ternak. “Ketika bencana banjir biasanya hewan ternak mudah terserang penyakit, entah itu mata atau yang lainnya, sehingga segera kami obati,” katanya. Sedangkan peternakan sapi menyebar, khususnya paling banyak di bagian barat. Contohnya Kecamatan Padangan, Kasiman, Tambakrejo, Ngraho, dan Malo.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Bojonegoro Alamul Huda mengatakan, rencana disnakkan memeriksa hewan kurban jelang Idul Adha merupakan langkah bagus. Sebab, pihaknya baru sebatas memberikan imbauan terkait cara penyembelihan agar sesuai dengan syar’i. “Ketika menyembelih tidak hanya asal putus urat lehernya saja, tapi urat nadi sebelah kanan kirinya juga harus putus biar cepat matinya, sehingga tidak menyiksa hewannya,” terangnya. 

Adapun terkait kesehatan hewan kurban, MUI akan berkoordinasi dengan dinas terkait. “Minggu depan akan kami koordinasikan dulu,” pungkasnya.

(bj/cho/gas/nas/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia