Jumat, 21 Sep 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Tetap Pakai Zonasi PPDB

Kamis, 02 Aug 2018 20:05 | editor : Ebiet A. Mubarok

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Dinas pendidikan (disdik) memastikan tahun depan tetap memakai zona dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kabid SMP Puji Widodo menuturkan, kekurangan siswa dalam PPDB tahun ini tidak disebabkan sistem zona. Namun, lebih karena jumlah siswa SD/MI mengalami penurunan. Sedangkan jumlah pagu SMP tidak mengalami penurunan. “Ya mau tidak mau turun jumlah siswanya,” ujarnya.

Menurut Puji, solusi satu-satunya adalah dengan menurunkan pagu. Bukan menghilangkan sistem zonasi. Puji melanjutkan, sistem zonasi justru lebih menguntungkan sekolah. Terutama sekolah pinggiran. Sebab, siswa pinggiran kemungkinan kecil daftar di sekolah kota. Sebab, ada pembatasan zona mendaftar.

Puji menuturkan, pihaknya sudah meminta sekolah mengurangi pagunya tahun depan. Sehingga, kekurangan siswa bisa ditekan. Tahun ini, kekurangan siswa memang merata di semua kecamatan. Hanya delapan sekolah berhasil memenuhi pagu PPDB. Rata-rata adalah sekolah berada di kota.

Tahun ini,  disdik menggunakan dua PPDB. Yaitu offline dan online. Kedua, PPDB tersebut juga tidak maksimal. Sehingga, tidak bisa mencapai jumlah siswa diharapkan. 

Kepala Disdik Bojonegoro Hanafi menambahkan, PPDB sistem zonasi sudah sangat baik. Selain itu, juga sudah dilaksanakan lebih sekali. “Tahun lalu sudah dilaksanakan dan semua berlangsung lancar. Jadi, tahun depan tetap pakai PPDB sistem zonasi,” jelasnya.

(bj/zim/nas/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia