Jumat, 19 Oct 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Satpol Butuh Peningkatan Kualitas SDM

Kamis, 02 Aug 2018 06:25 | editor : Fa Fidhi Asnan

ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Kualitas personel satpol PP dituntut memiliki kapasitas penegakan peraturan daerah (perda). Sebab, perubahan standar ketertiban di masyarakat, menuntut anggota satpol PP memiliki SDM lebih kompetitif secara kualitas. Jika tidak, pasukan penegak perda bakal bingung menjalankan tugas.

Alasannya, seiring berkembangnya zaman, kompleksitas penyelenggaraan ketertiban umum juga berubah drastis. “Tidak hanya cukup fi sik dan mental, tapi juga adaptasi akan aturan baru,” kata Kepala Satpol PP Bojonegoro Achmad Gunawan rabu (1/8). Gunawan mengatakan, standar ketenteraman dan ketertiban umum dinamis. Banyak berubah. Baik dari aturan maupun tinjauan sosialnya.

Jika anggota satpol PP tidak memahami aturan baru, tentu berdampak buruk pada penertiban itu sendiri. Selain salah sasaran, kata Gunawan, juga bakal tidak maksimal. Karena itu, sampai saat ini pihaknya terus melakukan peningkatan SDM personel satpol PP. Di antaranya dengan memberi pelatihan anggota satpol.

Tempat kos misalnya, kata dia, jika sebelumnya tempat inap jangka menengah dan panjang, saat ini ada kos harian dan kos per jam. Harusnya, kata dia, itu sudah bukan tempat kos, tapi penginapan. Tapi, pemilik tempat tersebut mempertahankan label kos untuk terlihat murah. “Nah, ini yang kerap dimanfaatkan orang untuk berbuat mesum,” tegas dia. Juga, pedagang kaki lima (PKL) misalnya.

Sebelumnya identik pedagang bergerak. Namun, saat ini PKL cenderung mendirikan tempat di trotoar. Harusnya, kata dia, itu bukan lagi PKL, tapi warung. Dan, mendirikan warung di trotoar tentu giat terlarang. Mengaburnya istilah, tentu untuk mengaburkan aturan.

Dan, satpol harus sudah memahami perubahan tersebut. Jika tidak, upaya penertiban dan ketenteraman umum tidak bakal terjadi. “Itu alasan satpol harus memiliki pemahaman luas. Kuat fisik dan mental saja tidak cukup,” tegasnya.

(bj/zky/rij/faa/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia