Jumat, 21 Sep 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Kajari Dimutasi ke Kejati Sulsel

Kamis, 02 Aug 2018 06:05 | editor : Fa Fidhi Asnan

ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Di tengah kesibukan menyidik dugaan korupsi di tubuh Inspektorat Bojonegoro, pucuk pimpinan kejaksaan negeri (kejari) berganti. Kepala Kejari (Kajari) Bojonegoro Muhadi dimutasi sebagai asisten pembinaan (asbin) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penggantinya I Gde Ngurah Sriade. Kajari baru ini sebelumnya menjabat asisten intelijen Kejati Gorontalo. Kepastian mutasi ini berdasar Keputusan Jaksa Agung RI No.KEP.IV-355/c/07/2018, pada 5 Juli 2018. Kasi Intelijen Kejari Saiful Anam mengatakan, kajari baru sudah ke Bojonegoro.

‘’Tadi (rabu) baru perkenalan saja,’’ katanya rabu (1/8). Perkenalan itu dilakukan di kantor kejari Jalan Rajekwesi. Hanya, kajari baru ini tak lama berada di kantor kejari. Siangnya sudah menginggalkan kantor kejaksaan. ‘’Bapak (Kajari) sudah balik. Sebab, belum sertijab di tempat yang lama,’’ ujarnya.

Sebelum mutasi, selama kepemimpinan Kajari Muhaji beberapa perkara telah disidangkan tahun ini. Termasuk dugaan korupsi DPMLUEP dan korupsi APBDes di Desa Jari, Kecamatan Gondang. Selain itu, perkara dugaan suap Supi dan Marfuah yang dilimpahkan pihak kepolisian ke kejaksaan masih menyisakan satu persidangan. Yakni, persidangan vonis untuk terdakwa Marfuah. 

(bj/aam/rij/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia