Rabu, 13 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Butuh Tim Reaksi Cepat Atasi Kebakaran Hutan

01 Agustus 2018, 06: 20: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

kebakaran

RAWAN TERBAKAR: Kebakaran hutan di kawasan Bojonegoro. Tim satgas dibentuk untuk mengantisipasi kecepatan pemadaman. (M. Nurcholis/Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO - Kebakaran lahan hutan di wilayah Bojonegoro menjadi perhatian serius. Apalagi, data dari Perhutani KPH Bojonegoro menyebutkan 14 hektare hutan jati tercatat terbakar dalam sebulan terakhir, terutama hutan jati di sejumlah lokasi.

Dinas pemadam kebakaran (damkar) bersama sejumlah instansi bersepakat untuk membuat pokso. Hal ini dilakukan untuk melakukan penanganan kebakaran hutan. ‘’Ya ada rakor bersama, Kapolres Bojonegoro, Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH Bojonegoro, Padangan, Parengan), PMI, dinas kesehatan, kasatpol PP, camat wilayah hutan,’’ kata Kasi Pemadaman Dinas Damkar Sukirno, selasa (31/7).

Dia menjelaskan, hasil rapat koordinasi itu diputuskan untuk membentuk posko salah satu tugasnya mengomando apabila terjadi kebakaran hutan. ‘’Membentuk satgas reaksi cepat penanganan kebakaran hutan,’’ jelasnya. Diketahui, terbakarnya hutan jati di wilayah hutan tersebut bukan pohonnya.

Namun, semak belukar di sekitar pohon. Rerata jati milik KPH Bojonegoro terbakar terbanyak di Kecamaan Ngasem seluas 7 hektare dan sejumlah kecamatan lainnya. Jika dibandingkan dengan luas hutan di Bojonegoro, lahan hutan kebakaran masih kecil. Karena luas hutan di wilayah KPH Bojonegoro mencapai 50 ribu hektare terletak di wilayah selatan Bojonegoro. Rerata, pohon yang terbakar yakni jati muda. 

(bj/aam/rij/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia