Senin, 20 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
She

Nyambi Bisnis Keripik  Tempe

19 Juli 2018, 08: 05: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Dyah Agustina

Dyah Agustina (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Diyah Agustina selalu memotivasi dirinya agar tidak menyalahkan keadaan. Karena, setiap hasil didapat tetap harus penuh kerja keras. Gadis akrab disapa Diyah itu awalnya setelah lulus SMK ingin kuliah dan berbisnis. Namun kenyataan berkata lain karena terkendala oleh biaya. Sehingga Diyah pun langsung terjun di dunia kerja. “Saya terlahir dari keluarga sederhana, namun kesederhanaan itu tidak ingin saya jadikan kelemahan,” tutur gadis kelahiran 1995 itu.

Diyah kini sibuk berkerja di salah satu industri rumahan yang memproduksi plastik. Sehari-hari dia berkerja, lalu ketika pulang dia punya bisnis keripik  tempe. Bisnis itu dia jalankan dengan santai, karena masih usaha sampingan daripada ada waktu menganggur usai kerja. 

Gadis asal Tuban itu juga memasarkannya tak ingin jauh-jauh, biasanya dia pasarkan tetangga-tetangga rumahnya. “Saya sangat menikmati sama pekerjaannya saat ini, sepulang kerja kadang saya masih disibukkan oleh bisnis keripik  tempe,” tuturnya. 

Dirinya mengaku masih belum berani promosi terlalu jauh karena memang posisinya sedang kerja pulang sore, dia takut jadwalnya tidak sinkron saat proses pembuatan keripik  tempe. “Istilahnya kalo saya ada waktu pasti aku memproduksinya,” ujarnya. 

Dia pun ketika libur kerja, suka sekali main ke Bojonegoro. Karena dianggap banyak destinasi yang beragam. Biasanya dia nonton bioskop, kulineran, main ke GoFun, dan terkadang juga kalau punya uang lebih biasanya mampir di KDS. “Bojonegoro paling enak dipakai main, bisa hilangkan rasa penat,” ujarnya. Biasanya main sama teman-teman.

(bj/gas/nas/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia