Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Persela

Kalahkan Borneo FC 2-0 di Stadion Surajaya

Kamis, 12 Jul 2018 10:03 | editor : Ebiet A. Mubarok

KOMPAK : Skuad Persela melakukan toast saat akan mengawali laga. Di Stadion Surajaya Lamongan kemarin (11/7), Persela berhasil kalahkan Borneo FC dengan skor 2-0, sehingga posisinya kembali merangsek ke papan atas Liga 1.

KOMPAK : Skuad Persela melakukan toast saat akan mengawali laga. Di Stadion Surajaya Lamongan kemarin (11/7), Persela berhasil kalahkan Borneo FC dengan skor 2-0, sehingga posisinya kembali merangsek ke papan atas Liga 1. (Anjar Dwi Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

LAMONGAN – Persela Lamongan kembali  di jalur yang benar. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 di Stadion Surajaya rabu (11/7). Dua gol dicetak Loris Arnaud menit 18 dan gol kedua hasil bunuh diri pemain Borneo FC, Edy Gunawan menit 47.

Hasil tersebut mengerek kembali posisi Persela ke papan atas klasemen sementara Liga 1dengan 24 poin dari 15 laga yang telah dilakoni. ‘’Ini hasil yang sangat menggembirakan. Persela kembali on the track,’’ tandas Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi rabu (11/7). 

Selanjutnya Persela masih menyisakan dua laga di putaran pertama Liga 1 musim ini. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut dituntut mampu meraih poin di dua laga tersisa, guna memantapkan posisi di papan atas klasemen Liga 1. 

Namun itu tampaknya tak mudah. Sebab dua tim yang bakal dihadapi Persela berupakan tim-tim kuat. Yakni Persib Bandung dengan laga away pada Senin (16/7). Serta Madura United di Stadion Surajaya seminggu berikutnya (23/7). 

‘’Dua lawan tidak mudah di akhir putaran pertama,’’ kata Yunan.

Menurut dia, Persib mengalami perubahan musim ini. Kekuatan Maung Bandung -  julukan Persib tak bisa disamakan dengan tahun lalu. Racikan Mario Gomez, pelatih baru asal Argentina, kerap membawa kemenangan Persib. Kini Persib bersaing di papan tengah, yakni dengan koleksi 21 poin dari 13 pertandingan yang dijalani. 

‘’Persib tahun ini tampil lebih beringas, itu yang harus kita waspadai,’’ ujar Yunan saat dikonfirmasi via ponsel.  

Ezechiel Ndouasel telah menemukan ketajamannya. Striker berpaspor Chad itu kini menjadi pencetak gol terbanyak sementara, dengan koleksi 12 gol dari 13 laga bersama Persib. Itu artinya, pemain 30 tahun itu hampir tiap laga mencetak gol. ‘’Dia (Ezechiel) cukup tajam. Tapi kita percaya, jajaran pelatih pasti punya cara untuk mengantisipasi,’’ terang pria yang juga menjabat Kabag Pembangunan Pemkab Lamongan itu. 

Sedangkan, Madura United, lawan terakhir yang dihadapi di putaran pertama ini, memiliki materi pemain yang gemerlap. Diantaranya Greg Nwokolo, Zahrahan, Slamet Nur Cahyo, dan mantan bek Persela Fabiano Rosa Beltrame. 

‘’Tapi di laga terakhir nanti, kita lebih diuntungkan karena bermain di kandang,’’ ujar Yunan. 

Madura United kini juga mengoleksi 21 gol dari 13 laga. Striker Sappeh Kerrab – julukan Madura United, memang tak ada yang masuk lima besar top scorer. Tapi kolektivitas tim yang bermarkas di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan itu justru menjadi momok bagi tim lawan. 

‘’Kita harap seluruh pemain tampil fight menghadapi dua laga berat di akhir musim ini. Tentu kita berharap bisa meraih hasil terbaik,’’ pungkasnya. (ind/feb)

(bj/jar/ind/yan/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia