Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
She

Ingin Jadi Konsultan Bisnis

09 Juli 2018, 10: 43: 05 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Mirda Aimy Fahma

Mirda Aimy Fahma (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

SHE - Ketika masih duduk di bangku SD, Mirda Aimy Fahma merasa dirinya termasuk anak manja. Sebab dia adalah anak tunggal yang tidak bisa jauh-jauh dari mamanya. Lambat laun, dia berpikir tidak mungkin akan seperti itu terus. “Kemudian saya mencoba keluar dari zona nyaman dengan cara aktif OSIS sejak SMP, mencoba bertemu dan bertukar pikiran dengan banyak orang,” tutur gadis asal Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro itu.

Keaktifan itulah yang membuat pemikirannya semakin terbuka dan melatihnya bisa bekerja dalam tim. “Kemudian meneruskan kuliah di luar Kota Bojonegoro untuk menantang diri agar lebih mandiri dan bertanggung jawab,” kata mahasiswi departemen manajemen bisnis ITS itu.

Banyak pengalaman selama dia kuliah, salah satunya pada Januari lalu, selama satu bulan, dia mendapatkan kesempatan memecahkan kasus marketing di salah satu online market place terbesar di Indonesia (Tokopedia).

Dia sangat bersyukur bisa bertukar pikiran dengan orang-orang yang hebat, mendapatkan overview tentang kreativitas dan inovasi bidang start-up. Hal itulah yang mendorongnya ingin sekali menjadi konsultan bisnis kelak. “Perkembangan zaman begitu cepat, saya ingin masuk menjadi bagian perkembangan zaman yang serba digital itu,” ujar gadis kelahiran 1997 itu.

Betapa zaman cepat berubah, kehidupan saat ini hanya sebatas ibu jari. Untuk menghadapinya, carilah jalan terus untuk meningkatkan kualitas diri. “Pergi dan main yang jauh, karena belajar tidak harus di kelas. Rezeki terlalu sempit jika hanya dikaitkan dengan materi, karena guru terbaik adalah pengalaman,” ujar gadis yang juga menyabet Top 4 Business Management Competition Universitas Kristen (UK) Petra feat Campina Ice Cream itu.

Sementara itu, di kampusnya gadis yang akrab disapa Mirda itu menjadi asisten laboratorium Business Analytics and Strategy, yang memiliki ranah manajemen operasional dan keuangan. Kesibukannya ialah membantu dosen dalam mengajar, tempat konsultasi tentang mata kuliah, membantu proyek dosen dalam penelitian, dan pembuatan buku.

Dia juga sedang aktif menjadi pemandu Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) di ITS, tugasnya memberikan materi tentang ilmu manajerial kepada mahasiswa-mahasiswa. “Adapun aktivitas di dalam Kelompok Studi Mahasiwa, sebuah komunitas di jurusan yang melakukan diskusi dan kajian-kajian tentang isu-isu bisnis maupun nonbisnis, seperti bisnis hoax (saracen), student loan, dan feminisme yang sedang marak,” pungkasnya.

(bj/gas/nas/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia