Jumat, 19 Oct 2018
radarbojonegoro
icon featured
Nduk

Senyum Bakal Tularkan Kebaikan

Rabu, 04 Jul 2018 05:30 | editor : Ebiet A. Mubarok

Tri Serti Apritiana

Tri Serti Apritiana (Istimewa/Jawa Pos Radar Tuban)

NDUK - Bekerja di bagian pelayanan yang berhadapan dengan banyak orang memang banyak tantangan. Terutama jika menanggapi klien yang kurang puas atau salah paham. Hal itu yang dialami  Tri Serti Apritiana, 23 sejak bekerja sebagai staf administrasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban selama setahun terakhir.

Meski seluruh tim sudah bekerja maksimal, tak menutup kemungkinan ada konsumen yang kurang puas atau salah paham. Tak sedikit dari mereka yang misunderstanding tersebut protes dan emosi. Di situ, tantangan sebagai pelayan publik harus dikedepankan. ‘’Terpenting tetap tersenyum dan harus terbiasa tersenyum,’’ ujar wanita yang akrab disapa Tiana ini.

Alumni keperawatan Sukma Medika Tuban ini mengaku  pernah mendapat protes dari keluarga pasien hingga menggebrak-gebrak meja dan mengeluarkan kata-kata kotor. Atas protes tersebut, dia mencoba menjelaskan dengan senyum yang ramah. Sebab, dia memahami keluarga pasien yang sakit dipenuhi rasa cemas. ‘’Kalau sudah dijelaskan dengan sabar, insya Allah keluarga pasien akan memahami,’’ jelasnya.

Ibu satu anak itu mengaku senyum bisa membawa ''keajaiban'' tersendiri. Dia beberapa kali mendapat protes dari keluarga pasien, namun bisa meredam hanya dengan senyum dan penjelasan yang rinci. Hanya saja, senyum yang diberikan harus tulus dan ikhlas. ‘’Senyum itu cara mudah menularkan kebaikan kepada orang di sekitar,’’ jelas alumni SMAN 1 Plumpang itu.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia