Minggu, 15 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Di-Warning Tak Picu Masalah

02 Juli 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

KOTA — Pemasangan pipa yang dilakukan oleh PT Pertagas masih terus berlangsung hingga senin (1/7). Ditargetkan tahun ini selesai. Proses pemasangan pipa gas tersebut didesak tak menimbulkan persoalan lagi di masyarakat. Sebab, tahun ini terjadi tiga kali permasalahan yang meresahkan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto meminta agar proses pemasangan cepat selesai dan jangan sampai menimbulkan masalah lagi. “Ya jangan sampai menimbulkan masalah lagi,” tandasnya senin (1/7). Dia mengungkapkan, pemasangan pipa ini adalah proyek nasional. Jalur pipa itu dari Gresik ke Semarang, dan melewati wilayah Bojonegoro. “Kami berharap cepat selesai. Karena, memang nanti juga bisa bermanfaat untuk masyarakat Bojonegoro,” terangnya. 

Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, pada akhir 2017 pernah memanggil pihak PT Pertagas beserta pihak ketiga yang mendapat order memasang pipa tersebut. Sebab saat itu sedang ada persoalan dengan masyarakat. Namun bisa selesai setelah dimediasi dewan. Sehingga dalam diharapkan tidak terjadi permasalahan lagi hingga selesainya pemasangan pipa itu. “Kalau memang ada persoalan dengan masyarakat lagi, kita bisa panggil lagi untuk minta klarifikasi,” ujarnya.

Diketahui, sempat terjadi tiga kali persoalan atas pemasangan pipa itu pada tahun ini. Pertama, terjadi di Kecamatan Kalitidu. Saat pemasangan terjadi freak out hingga berakibat semburan di jalan nasional. Kondisi itu sempat membuat warga setengah panik. Namun, langsung ditangani. 

Persoalan selanjutnya terjadi di Kecamatan Kapas. Yakni, diduga menyebabkan terjadi bocornya pipa PDAM. Akibatnya, saluran air di rumah penduduk sempat mampet. Setelah itu ada penanganan dan selesai. Kemudian, di Kecamatan Sumberrejo. Diduga muncul semburan di sumur milik warga yang tak jauh dari proses pemasangan pipa. 

Pemasangan pipa dengan metode horizontal directional drilling (HDD) masih akan dilakukan beberapa titik di sepanjang jalur Bojonegoro. Hanya, tidak disebutkan secara detail di mana saja lokasi yang akan dilakukan pengeboran dengan metode HDD untuk pemasangan pipa. Terutama jika ada sungai dan pemukiman. 

Metode HDD dilakukan untuk menanam pipa di bawah tanah. Nah, pipa yang ditanam di bawah tanah itu adalah proyek Pertagas yang pipanya untuk mengalirkan gas dari Gresik ke Semarang. Pipa tersebut melintasi Bojonegoro. 

Metode pengeboran dengan HDD ini dilakukan karena tempat pemasangan pipa itu tidak bisa dilakukan secara umum, yakni dengan menggali tanah lantas pipa dipasangkan. Karena, lokasi tanah terdapat permukiman penduduk. Sehingga, harus dilakukan dengan pengeboran metode HDD. Yakni, dengan mengebor di bawah tanah, artinya pipa ditanam di bawah permukiman tersebut.

(bj/aam/feb/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia