Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Nduk

Ditempatkan di Ruang Bedah, Awalnya Deg-Degan

30 Juni 2018, 05: 40: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Mareta Prasetiana

Mareta Prasetiana (Istimewa/Jawa Pos Radar Tuban)

NDUK - Nervous dan deg-degan ketika ditugaskan di tempat yang baru adalah hal yang wajar. Seperti yang dialami Mareta Pasetiana. Sejak ditempatkan di ruang bedah sekitar tujuh bulan lalu, perawat yang akrab disapa Reta ini benar-benar merasakan atmosfir baru. Sehingga, ketika awal menangani pasien, menjadi pengalaman tak terlupakan bagi perawat Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban ini.

Awal mengikuti bedah, dia mendampingi dokter spesialis obsgyn atau kandungan mengikuti secsio cesarean atau operasi Caesar. Jantung pun terus berdebar kencang ketika dia melihat proses demi proses perut dibedah hingga bayi dikeluarkan. Saat itu, Reta ditugaskan sebagai asisten alat bedah. ‘’Pertama ikut operasi Caesar rasanya cemas, deg-degan, dan bingung jadi satu,’’ kenang dia.

Lulusan S-1 keperawatan Stikes NU Tuban ini mengatakan, rasa cemas dan bingung yang dialaminya itu bertahan selama sebulan. Setelahnya, dia merasa terbiasa. Menurut wanita yang tinggal di Jalan Pahlawan ini, rasa takut bisa dikalahkan dengan keberanian dan rasa percaya diri. ‘’Senior rumah sakit juga banyak yang dukung dan memberi semangat, jadi lebih cepat belajar,’’ ucapnya.

Ibu satu anak ini mengatakan, nervous menghadapi hal baru sangat wajar terjadi. Terlebih, ketika bekerja di dunia medis. Sebab, tindakan yang dilakukan sangat menentukan hidup pasien. Sehingga, selain menguasai teori dan praktik, ketika bekerja di rumah sakit sangat penting mempunyai mental tangguh dan tidak mudah menyerah.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia