Sabtu, 23 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Luas Tanam Tembakau Baru 1.000 Hektare

28 Juni 2018, 06: 30: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO - Para petani mulai awal Juni hingga sekarang mulai menanam tembakau. Karena mulai pertengahan Mei hingga akhir Juni merupakan musim tanam tembakau. Sedangkan masa panen cepat akhir Agustus atau awal September. Dinas Pertanian Bojonegoro memantau saat ini sudah ada 1.000 hektare lahan sudah ditanami tembakau.

Kepala Bidang Tanaman Perkebunan Dinas Pertanian Imam Wahyudi mengatakan, proyeksi tahun ini luas tanam mencapai 9.800 hektare. Dia pun optimistis mampu mencapai target tersebut. “Karena melihat pengalaman tahun lalu yang sukses panen dan harga jual stabil, pasti lebih banyak petani lain tertarik menanam tembakau,” ujarnya.

Berdasarkan pantaunnya, wilayah-wilayah sudah mulai tanam tembakau di Kecamatan Kepohbaru, Sugihwaras, Kedungadem, Sukosewu, Temayang, Ngasem, Ngambon, Tambakrejo, Purwosari, Ngraho. 

Sementara itu, menurut dia, hasil tembakau tahun ini diprediksi berkualitas. Sebab selama hampir satu bulan terakhir cuaca cukup bagus. Sebelum tanam, para petani disambut hujan sehingga bisa untuk menggemburkan tanah. Kemudian belakangan ini cuaca sangat cerah. ”Saya kira kualitasnya bagus. Mudah-mudahan selama masa tanam tidak terlalu sering hujan,” harapnya. 

Dia mendorong para petani menanam tembakau secara benar. Karena kualitas tembakau di Bojonegoro dilirik semua pabrikan besar dalam negeri. “Jangan mudah tergiur apabila ada tengkulak membeli tembakau serampangan. Padahal memetik daun tembakau ada interval waktunya mulai yang paling hingga paling tinggi,” pungkasnya.

(bj/gas/rij/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia