Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon-featured
Features
Mengintip Strategi Petugas KPPS di Tuban

Unik, Gaet Pimlih Pilgub dari Siapkan Doorprize Sarung hingga Kambing

Oleh: Zakki Tamami

28 Juni 2018, 07: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

DOORPRIZE : Untuk meminimalisir ketidakhadiran, TPS di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak menyiapkan doorprize. Petugas KPPS-nya juga berseragam adat Jawa.  

DOORPRIZE : Untuk meminimalisir ketidakhadiran, TPS di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak menyiapkan doorprize. Petugas KPPS-nya juga berseragam adat Jawa.   (Canggih Putranto/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN - Panitia pemungutan suara (PPS) di Desa Tlogowaru Kecamatan Merakurak cukup cerdas. Agar ketidakhadiran pemilih bisa diminimalisir, mereka menyiapkan doorprize bagi pemilih. Di empat TPS disiapkan hadiah hiburan. Mulai botol minuman, sarung, hingga kambing. Strategi lainnya, petugas KPPS berseragam adat Jawa. 

Hari masih pagi ketika puluhan pemilih menunggu  antrean memberikan hak suaranya pada empat tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak rabu (27/6). Yakni,  TPS 01, TPS 02, TPS 03, dan TPS 04.

Jarum jam tangan Jawa Pos Radar Tuban baru menunjukkan pukul 08.00. Sepagi itu, pemilih gubernur dan wagub sudah mengular menunggu panggilan menuju bilik suara setelah menyerahkan surat panggilan kepada petugas KPPS di pintu masuk. 

Siti Duriyatin, salah satu pemilih mengaku datang sejak TPS 01 buka sekitar pukul 07.00. Dengan datang lebih awal, dia berharap bisa segera mencoblos serta mendapatkan doorprize. 

Ya, empat TPS Tlogowaru tersebut menyiapkan doorprize bagi pemilih. Tak tanggung-tanggung, hadiah utamanya seekor kambing. Kambing yang diperebutkan dalam pengundian pemilih tersebut diikat tak jauh dari TPS. Sementara doorprize-nya dipampang di meja. Di antaranya minyak goreng, deterjen, botol air minum, perkakas dapur hinga sarung. 

DEMAM PIALA DUNIA: Petugas KPPS di TPS 04 Desa Banjarjo Kecamatan Bancar yang mengenakan jersey Piala Dunia 2018 

DEMAM PIALA DUNIA: Petugas KPPS di TPS 04 Desa Banjarjo Kecamatan Bancar yang mengenakan jersey Piala Dunia 2018  (Istimewa/Jawa Pos Radar Tuban)

Untuk menarik perhatian pemilih, seluruh petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pria mengenakan pakaian adat Jawa lengkap dengan belangkonnya. Sementara petugas KPPS perempuan berkebaya putih. ‘’Ini agar warga antusias memilih,’’ kata Sekretaris PPS Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak Bambang. 

Dia menjelaskan, dana pembelian kambing, doorprize, hingga sewa pakaian adat Jawa disepakati urunan dari seluruh petugas KPPS dan PPS. Setiap TPS dibutuhkan anggaran  sekitar Rp 2 jutaan. 

Teknis pengundiannya, setiap pemilih yang datang dan menyerahkan surat panggilan diberi kupon undian. Kupon inilah yang diundi setelah pemungutan suara selesai. Upaya ini lumayan menarik pemilih.  

Di TPS 01, misalnya. Dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 511 orang, yang hadir 343 orang. Di  TPS 02 hadir 283 orang dari jumlah DPT 385 orang. TPS 03 hadir 292 orang dari jumlah DPT 398 orang. Sementara di TPS 04 dari jumlah DPT 393 orang, hadir 267 orang. 

Sementara itu, demam Piala Dunia 2018 diciptakan petugas KPPS di TPS 04 Desa Banjarjo, Kecamatan Bancar. Untuk menciptakan nuasa pesta olahraga sepakbola terbesar sejagat tersebut, seluruh petugas KPPS mengenakan jersey tim kesayangannya yang berlaga di Piala Dunia.

Tak hanya kaum adam. Petugas wanita juga mengenakan jersey yang sama. Antara lain, Argentina, Portugal, Brasil, Jerman, dan Spanyol. Untuk menyempurnakan penampilannya, mereka juga mengenakan celana olahraga plus sepatu kets.

(bj/can/zak/ds/bet/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia