Minggu, 17 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
She

Dari Coretan Jadi Penghasilan

26 Juni 2018, 08: 30: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Savira Nailul Muna

Savira Nailul Muna (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

SHE - Apabila berbicara tentang  seni gambar itu ada banyak. Ada gambar grafiti atau karikatur yang kerap dikenal masyarakat umum. Namun masih terasa asing bagi masyarakat dengan adanya doodle art. Karena itu, Savira Nailul Muna memilih ceruk bisnis menggambar doodle art. “Singkatnya, doodle art merupakan sebuah gambar yang sering diartikan sebagai kumpulan coretan abstrak,” ujar gadis asal Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru itu.

Kumpulan coretan abstrak ini membentuk suatu karakter yang menjadikan doodle art berbeda dengan gambar yang lain. Biasanya doodle art hanya dilakukan seseorang untuk menyalurkan hobi atau hanya sekadar menghilangkan rasa bosan. Namun siapa yang akan menyangka bahwa dari sebuah kumpulan coretan abstrak tersebut bisa menghasilkan uang.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu mahasiswi jurusan pendidikan luar sekolah (PLS) Universitas Negeri Malang itu bisa meraup uang yang tidak sedikit dari doodle art. Awalnya, gadis yang akrab disapa Savira itu hanya iseng untuk mengunggah sebuah doodle art yang digambarnya ke media sosial. Tak disangka, ia mendapatkan respons yang positif dari warganet. ”Hal itu terbukti dengan adanya banyak orang yang ingin memesan doodle art sesuai dengan posting-an tersebut,” tuturnya.

Merasa ada peluang yang tinggi, Savira mencoba memanfaatkannya dengan menerima pesanan tersebut. Dikarenakan hal ini merupakan pengalaman baru baginya, Savira tidak mematok harga yang terlalu tinggi dari setiap pemesanan sebuah doodle art. “Bagi saya, masyarakat harus mengetahui kualitas doodle art terlebih dahulu, selain itu saya berusaha untuk menyesuaikan harga yang ada di pasaran,” tuturnya.

Savira mulai menggeluti usaha menggambar doodle art sejak tahun 2015 di Kota Malang. Meskipun mengalami suka duka, namun ia selalu menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk selalu mengembangkan usahanya. Seiring berjalannya waktu, banyak orang yang mulai mengetahui kualitas doodle art-nya. Bahkan saat ini doodle art-nya telah merambah ke luar kota. Hal tersebut dibuktikan konsumennya tidak hanya berasal dari daerah Malang saja, namun juga berasal dari luar kota juga.

Meskipun harus membagi waktu antara kuliah dan usaha, gadis kelahiran 1996 itu tidak pernah mengeluh. Justru hal ini dianggap sebagai sebuah tantangan tersendiri baginya. Savira berharap, yang telah dilakukannya dapat menginspirasi banyak orang untuk selalu mengembangkan hobi yang dimilikinya. Tidak hanya untuk kesenangan belaka, namun untuk mempersiapkan masa depan.

(bj/gas/nas/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia