Kamis, 14 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Persela

Pemain Belakang Terbaik dalam Intersep, Peran Arif Satria Makin Vital

19 Juni 2018, 06: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BENTENG KOKOH : Arif Satria (kanan) menjadi benteng kokoh Persela Lamongan. Intersepnya terbaik hingga pekan ke-13 Liga 1 musim ini.

BENTENG KOKOH : Arif Satria (kanan) menjadi benteng kokoh Persela Lamongan. Intersepnya terbaik hingga pekan ke-13 Liga 1 musim ini. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

LAMONGAN – Moncernya prestasi Persela hingga pekan ke-13 Liga 1 musim ini tak hanya berkat ujung tombak. Tapi ada peran vital dari Arif Satria di lini pertahanan. Sehingga Head Coach Persela Aji Santoso semakin mantap memilih Arif, sebagai tandem utama kapten tim Persela Costaalves Wallace.

“Terpenting selalu berusaha memberikan yang terbaik, karena telah dikasih kesempatan yang terbaik,” terang Arif kepada Jawa Pos Radar Lamongan senin (18/6).

Berdasarkan statistik, penampilan Arif paling stabil dibandingkan pemain lainnya. Buktinya, pemain asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan (Sumsel) itu terbaik dalam intersep. Litbang Jawa Pos Grup mencatat Arif Satria terbanyak melakukan halauan ke lawan, yakni dengan 61 intersep. 

“Kepercayaan dan kesempatan itu, ya aku bayarlah dengan penampilan yang terbaik,” ujar mantan pemain Semen Padang U-21 tersebut. 

Jumlah itu intersep itu lebih banyak dari Yohanes Tjoe (Persipura) dengan 58 intersep, Hamka Hamzah (Sriwijaya FC) dengan 58 intersep, Mark Klok (PSM Makasar) dengan 56 intersep. “Gak ada kunci khusus sih,” terang pemain Persela yang tercatat sebagai mahasiswa di salah satu universitas negeri di Padang itu. 

Meski belum memberi kontribusi sebiji gol pun, tapi intersepnya menjadi tolok ukur bek atau gelandang bertahan. Yakni, pemain tersebut bisa menghalau secara cantik bola dari lawan, tanpa harus melakukan pelanggaran.

Persela sebenarnya cukup gambling merekrutnya. Sebab sebelumnya dia hanya seorang pemain bek dari kasta lebih rendah dari Persela di musim lalu. Namun Arif mampu menjelma menjadi pemain yang kapasitasnya menyamai pemain Liga 1. “Keinginan terbesar nantinya bisa bermain di Timnas PSSI,” terang Arif. 

Selain itu, Arif juga menjadi pemain yang mampu melakukan blok tembakan lawan. Berdasar litbang Jawa Pos Grup, Arif sudah melakukan sebanyak delapan kali blok tendangan lawan. Blok tendangan terbanyak masih dipegang Azamat Baymatov (Borneo FC) dengan 13 kali blok. 

“Ya tekun latihan pasti, karena dari latihan itu jadi timbul spontanitas,” tukasnya. 

Masih berdasar litbang Jawa Pos Grup, Arif masuk empat besar pemain yang kerap melakukan sapuan (clearence), yakni sebanyak 71 kali. Pertama Costaalves Wallace dengan 94 sapuan, Mauricio Leal (Mitra Kukar) dengan 75 sapuan, Yohanis Tjoe (Persipura) dengan 75 sapuan. 

Selain itu, Arif tercatat 22 kali melakukan duel udara, sebanyak 47 kali melakukan tekel, presentase tekel 77 persen, 10 kali melakukan pelanggaran, dan 272 kali melakukan operan. “Semoga ke depan bisa bermain konsisten di laga-laga selanjutnya,” pungkasnya.

(bj/jar/ind/feb/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia