Senin, 18 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Porprov

Jumlah Atlet Bisa Berubah

18 Juni 2018, 06: 30: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BLORA – Hingga minggu (17/6) kontingen Blora berkekuatan 164 atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jateng 2018. Namun jumlah atlet tersebut masih bisa berubah. Ketua KONI Blora Hery Sutiyono menjelaskan, pihaknya menerapkan persyaratan khusus terhadap atlet yang akan berlaga di Porprov. Yakni, KONI memprioritaskan atlet yang berpeluang besar meraih medali. Karena itu jumlah atlet bisa berubah mendekati pelaksanaan Porprov.  “Kepastiannya bisa diketahui saat pendaftaran entry by name atlet awal Agustus mendatang. Saat pendaftaran itulah, tidak akan ada lagi perubahan atlet yang akan berlaga di Porprov,” ujarnya.

Menurut dia, para atlet Blora kini mulai memasuki fase persiapan umum tahap kedua. Di fase ini para atlet mulai meningkatkan intensitas latihan. Di antaranya melalui pemusatan latihan. Mulai akhir Juli nanti, fasenya meningkat lagi menjadi persiapan khusus. 

Dia melanjutkan, kontingen Blora akan mengikuti 23 cabor dengan 164 atlet dan 39 pelatih, serta 38 official. “Sehingga kontingen Blora berkekuatan total sebanyak 241 personel,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Blora Djoko Nugroho kepada para atlet Blora menyampaikan, trik dan nasihat untuk meningkatkan kepercayaan diri. Mereka diminta jangan minder menghadapi lawan siapapun, dan harus percaya diri. Kalau belum bertanding sudah minder, meski mempunyai kemampuan bagus, tidak akan berarti apa-apa. “Yakinlah bahwa kalian mampu mengalahkan mereka,” tuturnya.

Bupati sekaligus mengingatkan kembali kepada atlet Blora, bahwa target kontingen Blora masuk 10 besar Porprov 2018. Target tersebut meningkat dibanding Porprov 2013 di Banyumas yang menempati peringkat 12. 

Guna memberikan dukungan agar persiapan atlet bisa maksimal, Bupati meminta semua pihak untuk memberikan dispensasi kepada para atlet yang menjalani pemusatan latihan. Di antaranya dispensasi bagi atlet pelajar dan mahasiswa terkait jam masuk dan pulang sekolah. Dinas dan instansi juga harus memberikan izin kepada pegawainya yang menjadi atlet Porprov. Demikian pula dengan sarana dan prasarana latihan juga harus dipenuhi. “Kami ingatkan kembali bahwa Blora tidak hanya sekadar mengikuti Porprov, tapi harus meraih prestasi. Oleh karena itu, atlet yang dikirim ke Solo nanti adalah mereka yang benar-benar siap dan berpeluang meraih medali,”  jelasnya.

(bj/feb/fud/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia