Jumat, 15 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Harga Bahan Pangan Mulai Naik

12 Juni 2018, 07: 20: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

MULAI NAIK: Harga bahan kebutuhan sehari-hari untuk memasak terus merangkak menjelang Lebaran di Pasar Kota Bojonegoro kemarin. 

MULAI NAIK: Harga bahan kebutuhan sehari-hari untuk memasak terus merangkak menjelang Lebaran di Pasar Kota Bojonegoro kemarin.  (M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO – Menjelang Lebaran sejumlah harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Kenaikan tidak merata pada semua bahan pangan. ”Hanya beberapa saja yang mengalami kenaikan. Yaitu, ayam dan semua jenis cabai,“ kata Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdag) Bojonegoro Agus Hariyana senin (11/6).

Agus melanjutkan, kenaikan harga tersebut wajar karena permintaan meningkat. Sebab, kebutuhan masyarakat untuk persiapan Lebaran juga meningkat. “Tapi pasokan tetap aman kok,“ jelasnya.

Menurut Agus, kenaikan itu tidak sampai membuat gejolak pasar. Sebab, kenaikan harga menjelang Lebaran adalah hal yang terjadi setiap tahun. Namun, setelah Lebaran harga-harga juga akan mengalami penurunan cukup tajam.

Agus menjelaskan, saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar. Pihaknya ingin memastikan pasokan bahan pangan tersebut aman dan tidak mengalami gejolak. “Kita terus keliling untuk memantau pasokan dan harga,” jelasnya.

Menurut Agus, menjaga pasokan tetap ada jauh lebih penting. Sebab, jika pasokan tidak ada akan menimbulkan gejolak. Sedangkan harga, saat seperti ini tidak banyak dipikirkan oleh masyarakat. “Sebab, saat ini banyak yang membutuhkan. Sehingga, kenaikan harga tidak begitu dipedulikan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bulog Subdivre III Bojonegoro Edy Kusuma mengatakan, pihaknya terus melakukan stabilisasi harga beras. Pihaknya memastikan harga beras tidak mengalami kenaikan. “Sejauh ini beras masih aman. Tidak mengalami kenaikan harga,” jelasnya.

Edy menjelaskan, setelah tidak lagi menyalurkan beras sejahtera (rastra), Bulog ini fokus stabilisasi harga. Caranya adalah dengan meluncurkan beras dengan harga murah di pasaran. Sehingga, harga beras tetap stabil. ”Jangan sampai harga beras malah melambung jelang Lebaran,“ jelasnya.

(bj/cho/zim/nas/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia