Rabu, 26 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Lagi, Mesin Parkir Elektronik Rusak

12 Juni 2018, 05: 25: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

MANUAL : Petugas menggunakan tali tampar untuk akses pintu masuk parkir di Pasar Baru Tuban, senin (11/6).

MANUAL : Petugas menggunakan tali tampar untuk akses pintu masuk parkir di Pasar Baru Tuban, senin (11/6). (Canggih Putranto/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN - Untuk kesekian kalinya sistem parkir elektronik di Pasar Baru Tuban tak berfungsi. Meski sempat dibilang canggih, alat itu kembali rusak. Senin (11/6), aktivitas perparkiran pasar yang berada di Jalan Gajah Mada itu terpaksa menggunakan cara manual. Di pintu masuk roda empat, misalnya. Petugas terpaksa menggunakan tali tampar untuk buka tutup akses kendaraan roda empat masuk. Ketika kendaraan akan masuk, petugas menurunkan tampar di jalan. Setelah itu petugas memberikan karcis secara manual.

Sementara di akses pintu roda dua, petugas tetap berjaga dengan memberikan karcis secara manual. Satu per satu pengendara yang masuk pasar diberi karcis dengan ditulis nopol kendaraannya. Tak fungsinya mesin elektronik ini juga terjadi pada pintu keluar yang ada di sisi barat. ‘’Rusak sudah sepekan ini, sehingga pakai tali tampar,’’ kata salah satu petugas.

Mesin parkir elektronik Pasar Baru Tuban ini dianggarkan pada 2016 senilai Rp 350 juta. Selama operasional, kerap kali mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, Agus Wijaya ketika dikonfirmasi membenarkan rusaknya mesin parkir elektronik tersebut. Disampaikan dia, saat ini instansinya sedang melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem parkir elektronik yang kerap kali aplikasinya troubel dan printernya error tersebut. ‘’Menurut saya pelayanan parkir kurang profesional dan perlu penataan ulang,’’ tegas Agus.

Disampaikan dia, salah satu solusinya parkir di Pasar Baru Tuban tersebut dikelola oleh pihak ketiga. Rencana itu sudah disambut baik oleh pihak ketiga. Bahkan, akhir bulan lalu pihak ketiga telah melakukan survei. ‘’Setelah lebaran kami komunikasi lagi,’’ kata mantan kabag humas Pemkab Tuban itu.

(bj/can/ds/zak/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia