Minggu, 20 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Memakai Sabu-Sabu, Penjual Sayur Ditangkap

31 Mei 2018, 07: 10: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

narkoba

DITANGKAP : Penjual sayur, Muklis diamankan petugas Polres Lamongan karena kedapatan memakai sabu-sabu. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

KOTA – Setelah kurir, tidak butuh waktu 24 jam petugas Polres Lamongan juga menangkap pemakai narkoba jenis sabu-sabu. Tersangkanya Muklis, 34, asal Lingkungan Balong Banteng Kelurahan Sidoharjo Kecamatan Lamongan. Dia ditangkap dirumahnya Selasa (29/5) lalu. Muklis dihadapan petugas mengatakan, mengaku berkali-kali memakai sabu-sabu selama lebih dari enam bulan terakhir.

Biasanya dia memakai toidak sendirian, tetapi dengan dua teman perempuannya. ‘’Dalam seminggu saya bisa memakai sabu-sabu tiga sampai empat kali, menghabiskan satu hingga dua gram,’’ ungkapnya rabu (30/5). Dia beralasan, menggunakan sabu– sabu untuk menambah stamina saat bekerja menjadi penjual sayur, serta agar tidak cepat tidur. Karena pekerjaannya malam sampai pagi hari.

Sehingga tidurnya sangat minim, hanya sekitar dua jam sehari semalam. Setelah jualan sayur, pagi harinya harus belanja sayur ke Pasar Porong Sidoarjo membawa mobil. ‘’Kalau malam saya jualan sayur di Pasar Sidoharjo Lamongan mas, kurang lebih 12 jam,’’ ujarnya. Menurut dia, pemakaian sabu – sabu dilakukan malam hari di sela – sela bekerja menjual sayur.

Saat ditinggal menghisap sabu-sabu bersama temannya, daganganya dijaga istrinya bersama dua pembantu. ‘’Barang tersebut saya dapatkan dari teman di Surabaya dengan diantar. Namun pengantarnya selalu berganti,’’ ujar pria beranak satu itu. Dia mengungkapkan, harganya 1 gram sampai Lamongan Rp 1,4 juta. Alat hisapnya dibuat sendiri. Pipet kaca dibeli dari toko kesehatan di Surabaya.

‘’Saya juga dikasih pil Inex (Ekstasi) sama langganan setiap kali membeli sabu – sabu agar dicoba terebih dahulu. Tapi ini belum tak coba, karena hanya dikasih satu pil saja,’’ ungkapnya. Kasat Narkoba Polres Lamongan, AKP Djoko Bisono mengatakan, meski beralasan untuk menambah stamina saat bekerja, tetap melanggar dan akan diproses hokum. Dua temannya saat penangkapan tidak bersama tersangka.

Namun anggota satnarkoba sudah mengantongi identitasnya. ‘’Infonay memang sering memakai sabu,’’ ujarnya. Dia mengungkapkan, barang bukti yang diamankan 1 klip plastik berisi sabu-sabu 1 gram, 1 plastik berisi 1 buah pil Ekstasi warna hijau, 4 buah plastik klip kosong, 1 buah kotak peluru senapan angin (tempat inex), 1 buah alat hisap sabu, 4 buah pipet kaca panjang ,1 buah korek api/ alat pembakar, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah Hp Samsung type Gt - E1272 warna hitam 

(bj/mal/feb/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia