Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Bisnis Dadakan Takjil Diarahkan Tak Musiman

19 Mei 2018, 07: 30: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

bisnis

Takjil Ramadhan (M. Nurcholis/Radar Bojonegoro)

Share this      

KAPAS - Ramadan menjadi momentum untuk membuka peluang bisnis. Bisnis ini bisa muncul dadakan. Yakni, membuka lapak dan menjual takjil berbuka. Ternyata, bisnis dadakan tak hanya dilakukan di perkotaan saja. Namun, sudah merambah masyarakat kawasan di pedesaan. Misalnya, sekitaran Pasar Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas. Setiap sore, di sekitar pasar tersebut banyak berjajar para pedagang membuka lapak menjajakan takjil.

Para pedagang pun menempatkan barang dagangannya begitu sederhana. Cukup dengan meja mereka sudah bisa berjualan aneka kudapan dan minuman. Ternyata, terdapat daya beli konsumen. Menurut Dosen Komunikasi Bisnis Universitas Ronggolawe (Unirow) Tuban Seviyanti Fikroh, adanya bisnis dadakan saat Ramadan itu memang lumrah. Tak hanya di kota kecil. Melainkan, di kota besar pun banyak didapati.

“Mereka itu telah membaca peluang,” kata dia. Dia mengatakan, hasil dari penjualan itu bisa digunakan untuk Lebaran ataupun untuk persiapan sekolah. Sebab, saat ini menjelang penerimaan siswa baru atau tahun ajaran baru. “Bisa untuk tambahan kan,” terang dia. Ada saran bagi para penjaja kudapan itu, kata Sevi, jika konsumen banyak yang suka sebaiknya bisa diteruskan dan digunakan untuk bisnis lanjutan. Jika, bisa dikelola dengan baik akan bermanfaat bagi ekonomi keluarga. 

(bj/aam/rij/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia