alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarbojonegoro
Home > Blora
icon featured
Blora

Temukan Mamin Kedaluwarsa Diobral

17 Mei 2018, 05: 05: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

PENGAWASAN MAMIN : Tim Gabungan Satpol PP, Dindagkop UKM dan Polres Blora menemukan mamin kedaluwarsa yang masih dijual bebas.

PENGAWASAN MAMIN : Tim Gabungan Satpol PP, Dindagkop UKM dan Polres Blora menemukan mamin kedaluwarsa yang masih dijual bebas. (M. Mahfudz Muntaha/Jawa Pos Radar Blora)

Share this      

BLORA – Pengawasan makanan dan minuman (mamin) memasuki bulan Ramadan di Blora semakin diperketat. Dinas perdagangan koperasi dan UKM (dindagkop UKM) menemukan banyak makanan kedaluwarsa yang dijual. Bahkan ada yang diobral atau dijual murah. Temuan itu hasil pengawasan yang dilakukan terhadap dua swalayan rabu (16/5). “Mamin itu terpaksa harus ditarik,” kata Kepala Bidang Pedagangan Dindagkop UKM Blora Jasmadi.

Menurut dia, monitor dan evaluasi (monev) itu menyasar Luwes Swalayan dan MD Mall. Di Luwes Swalayan menemukan makan kedaluwarsa dari jenis Ovaltine 3 in 1 yang masih dijual. Sementara di MD Mall menemukan tujuh jenis makanan yang sudah kedaluwarsa. Yakni, Nissin Assorted Biscuit, Mariza Selai, Chinese Five Spice Bumbu Ngo Hiong, Monde Selected Biscuid, Sungkui Mixed Fruits, Monde Biscuits Pie Selection, dan Nugget Ayam So Good. Bahkan beberapa jenis makanan kedaluwarsa itu diobral dengan harga murah. “Sehingga kami minta untuk ditarik dari toko maupun pasaran,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, beberapa di antaranya dibawa untuk sampel. Pemilik swalayan akan dipanggil untuk dilakukan pembinaan. “Kepada pengelola swalayan secara berkala harus melakukan pengecekan barang dagangan. Maksimal H-3 tanggal kedaluwarsa harus sudah ditarik dari pasaran untuk makanan dan minuman,” terangnya.

Dia menambahkan, kegiatan pengawasan itu juga dibantu petugas satpol PP dan polres. “Kami imbau konsumen cerdas saat berbelanja, teliti sebelum membeli. Terutama perhatikan masa berlaku makanan atau minuman kemasan,” tuturnya. 

Sedangkan untuk harga bahan pokok (sembako), ujar dia, terbilang normal. Tidak ada kenaikan secara signifikan. Yang mengalami kenaikan hanya telur dan tepung terigu merek segitiga biru. “Kenaikannya juga terhitung masih normal,” tukasnya.

Sementara itu pemilik MD Mall Blora Agust Himawan mengatakan, pihaknya akan mematuhi aturan yang berlaku. “Iya, nanti kami akan cek lagi dan yang melebihi batas kedaluwarsa akan kami tarik. Soalnya ini itemnya banyak,” ujarnya.

(bj/fud/feb/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia