Rabu, 26 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Gala Siswa Indonesia 2018 Kabupaten Tuban

Jaring Bibit-Bibit Muda, Tumbuhkan Karakter Siswa

16 Mei 2018, 05: 05: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BERI SEMANGAT: Kabid SD Dispendik Drs. Sutarno, M.Pd memberikan arahan dan dukungan semangat kepada para pemain GSI 2018.

BERI SEMANGAT: Kabid SD Dispendik Drs. Sutarno, M.Pd memberikan arahan dan dukungan semangat kepada para pemain GSI 2018. (Istimewa/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN – Pelaksanaan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2018 Kabupaten Tuban berlangsung sukses. Ajang untuk menjaring bakat-bakat muda sepak bola yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia itu ditutup selasa (15/5). Hasilnya, tim dari Kecamatan Merakurak keluar sebagai kampiun dengan koleksi 9 poin hasil dari tiga kemenangan. Yakni, mengalahkan Kecamatan Plumpang, Kecamatan Tuban, dan terakhir kemarin mengalahkan tim dari Kecamatan Soko di Stadion Lokajaya. 

Sedangkan Kecamatan Tuban berada di posisi runner up dengan koleksi 6 poin. Adapun untuk juara III bersama diraih tim Kecamatan Soko dan Kecamatan Plumpang.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Tuban Sutarno mengatakan, event sepak bola jenjang SMP ini merupakan program terobosan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dan, 2018 ini merupakan tahun pertama. ‘’Digelar serentak se-Indonesia, termasuk di Tuban. Dan, Alhamdulillah dalam pelaksanaannya berjalan lancar,’’ tuturnya.

SELAMAT YA…: Top scorer dan best players GSI 2018 Kabupaten Tuban menerima piagam dan piala.

SELAMAT YA…: Top scorer dan best players GSI 2018 Kabupaten Tuban menerima piagam dan piala. (Istimewa/Jawa Pos Radar Tuban)

Disampaikan Tarno, pada tahun pertama ini baru diikuti sebelas kecamatan dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban. Yakni, Kecamatan Tuban, Palang, Semanding, Merakurak, Kerek, Tambakboyo, Plumpang, Rengel, Grabagan, Soko, dan Bangilan. ‘’Dari 29 sekolah dan diikuti sebanyak 522 pemain,’’ jelas mantan kepala SMPN 2 Bangilan itu.

Seiring dengan pelaksanaan pada tahun pertama yang berjalan lancar, Tarno optimistis pada tahun depan pelaksanaan GSI bakal semakin sukses. ‘’Terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang terkait. Kami berharap, GSI 2019 nanti semakin sukses dan banyak anak muda Tuban yang sukses menjadi pesepakbola nasional,’’ harapnya.

Lebih lanjut Tarno menyampaikan, selain menjaring bibit-bibit unggul sepak bola sejak dini, pelaksanaan GSI juga sebagai implementasi penguatan pendidikan karakter sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017. Serta, amanat Presiden dalam program nawacita. ‘’Melalui sepak bola, mari kita tingkatkan kedisiplinan, kejujuran, kerja keras, dan sportivitas yang menjadi wujud dari pendidikan karakter,’’ kata dia.

Lebih lanjut Tarno berharap, pendidikan karakter melalui sepak bola ini juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik saat di sekolah maupun di rumah. ‘’Seorang atlet harus menjadi teladan. Menjadi contoh bagi teman-teman yang lain dalam menerapan kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas,’’ tandasnya.

Sekadar diketahui, GSI merupakan kompetisi berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hinggal level nasional. Dengan begitu, pemain-pemain terbaik yang dipilih bakal mewakili Kabupaten Tuban untuk mengikuti kompetisi GSI ke tingkat provinsi.

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia