Rabu, 22 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Polres Tuban Musnahkan Barang Bukti Miras

Komitmen Berantas Miras hingga Tuntas

16 Mei 2018, 05: 00: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

TEGAS : Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono yang berkomitmen memberantas minuman keras hingga tuntas.

TEGAS : Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono yang berkomitmen memberantas minuman keras hingga tuntas. (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

TUBAN – Menjelang bulan Ramadan, Polres Tuban giat memberantas peredaran minuman keras (miras). Hanya dalam satu bulan, sebanyak 1.302 liter arak siap edar, 29.845 liter baceman/bahan baku arak, 113 botol anggur kolesom, 21,5 liter anggur, dan 6,2 liter gingseng dimusnahkan. Selain itu turut dihancurkan 8 buah dandang, puluhan elpiji 3 kilogram (kg), dan puluhan alat produksi lainnya. 

Pemusnahan barang bukti tersebut selasa (15/5) dihelat di halaman Mapolres Tuban. Turut hadir Forkopimda Tuban, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Kepala BNNK Tuban, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tuban, tokoh masyarakat, tokoh agama, sejumlah ormas keagamaan, jajaran pejabat utama dan perwira Polres Tuban, serta seluruh elemen masyarakat lainnya. 

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan dalam operasi cipta kondisi yang dihelat selama satu bulan sebelum bulan suci diamankan 10 tersangka, 7 diantaranya merupakan produsen miras jenis arak termasuk jaringan penjualnya. Para produsen arak tersebut kini sudah ditahan sambil menunggu waktu sidang. ‘’Tujuan kita semua sama, membuat Bumi Wali bersih dari segala macam miras,’’ tegas perwira berpangkat melati dua di pundak itu. 

GANDENG SEMUA ELEMEN : Polres Tuban bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat mengajak memberantas miras.

GANDENG SEMUA ELEMEN : Polres Tuban bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat mengajak memberantas miras. (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

Perwira kelahiran Bojonegoro itu mengatakan operasi untuk memberantas miras akan terus berlanjut. Nanang menegaskan pada bulan Ramadan, institusinya akan lebih gencar mencari penyakit masyarakat yang meresahkan. Tidak hanya produsen berskala besar saja yang menjadi target, Nanang memastikan juga akan menindak para penjual, pengecer, hingga para penenggaknya. ‘’Kami akan terus telusuri keberadaan miras mulai dari yang besar hingga skala terkecil,’’ tuturnya.

Lulusan Akpol 2000 itu mengatakan Polres Tuban di bawah kepemimpinannya akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberantas miras. Sebagian komitmen tersebut sudah ditunjukkan dengan langsung menahan para tersangka produsen arak. Hukuman yang menjerat tersangka pun disiapkan yang paling berat dengan tujuan ada efek jera dan memunculkan rasa takut terhadap para calon produsen miras lainnya. ‘’Jangan sampai ada tempat bagi miras di Tuban,’’ tegas dia.

Mantan Kasubdit III Direskrim Polda Jateng itu mendorong seluruh petugas polisi agar terus tegas menindak semua yang terlibat dalam peredaran miras. Agar para bawahannya termotivasi, Nanang berjanji akan memberikan reward khusus bagi anggota polisi yang berprestasi dalam pemberantasan miras. Sebab, produksi miras di Tuban ini termasuk yang terbesar di Jawa Timur. ‘’Anggota yang berprestasi dalam membantu pemberantasan miras akan kami beri penghargaan,’’ kata dia.

Sekda Tuban Budi Wiyana yang hadir mewakili Bupati Tuban KH Fathul Huda mengapresiasi tindakan tegas Polres Tuban dalam memberantas miras. Di bagian lain, Budi meminta kerja sama dan partisipasi seluruh pihak agar kompak dalam memberantas miras bersama petugas kepolisian. ‘’Terima kasih dan saya berikan apresiasi setinggi-tingginya atas usaha keras hingga menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat,’’ kata Budi.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia