Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon-featured
Lamongan

Kejar Target, Kerahkan 50 Pekerja untuk Perbaikan Jembatan

23 April 2018, 08: 43: 15 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

GUNAKAN ALAT BERAT: Alat untuk menurunkan baja agar pengerjaan perbaikan Jembatan Cincin bisa selesai sesuai target, H - 15 lebaran.

GUNAKAN ALAT BERAT: Alat untuk menurunkan baja agar pengerjaan perbaikan Jembatan Cincin bisa selesai sesuai target, H - 15 lebaran. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

BABAT – Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BBJN) menggenjot perbaikan jembatan cincin lama, penghubung Kecamatan Babat dan Kecamatan Widang, Tuban. Target pengerjaan jembatan bailey tidak lagi H-10 lebaran.  ‘’Informasi yang baru kita terima, target penyelesaian dimajukan menjadi H-15 lebaran harus selesai,’’ tutur Demy Ardiansyah, staf teknik PPK perbaikan jalan Gresik, Lamongan, dan Tuban BBJN VIII Surabaya Minggu (22/4).

Target dipercepat karena adanya sorotan terkait padatnya volume kendaraan di jalan daendles dan menimbulkan peningkatan laka lantas. Menurut Demy, rekanan penggarap jembatan bailey sudah menerjunkan sekitar 50 pekerja. Jumlah tersebut dinilai sudah ideal. Satu pekerja bisa mengerjakan satu meter bentang ketiga jembatan cincin lama.  

‘’Panjang bentang ketiga 50 meter (m). Saya pantau pengejaannya hingga malam, karena kita juga mengejar waktu juga,’’ tutur Demy. 

Saat ini, prosesnya penggempuran lantai bentang ketiga. Selain dilakukan secara manual, juga menggunakan mesin penghancur. Pria asal Jombang itu memastikan sudah memasang penutup di tengah jembatan baru. ‘’Supaya tidak ada warga yang melihat dari jembatan cincin baru. Karena kalau ada banyak warga, maka mengganggu arus lalin di sana,’’ imbuhnya. 

Seperti diberitakan, material rangka baja untuk jembatan bailey sudah didatangkan ke lokasi. Material tersebut baru bisa dikerjakan setelah proses penghancuran lantai bentang ketiga dilakukan. ‘’Lamanya membongkar betonnya itu kan tebalnya hingga 25 sentimeter, serta tulangan rangkanya itu kan berdempetan. Jadi agak sulit,’’ katanya. 

Demy belum bisa memastikan pembongkaran lantai di bentak ketiga kapan rampung. Dirinya berencana berkoordinasi dengan rekanan yang mengerjakan Senini (23/4). 

‘’Kemarin kita fokusnya cari pekerja. Karena kalau orang sedikit kan lama. Kita akan koordinasikan dengan pelaksananya besok (hari ini, Red),’’ ujarnya.

(bj/jar/ind/msu/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia