alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Renovasi Waduk Gondang usai Lebaran

23 April 2018, 06: 15: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

waduk gondang

PREDIKSI MENINGKAR: Pengunjung wisata religi makam Sunan Drajat di Kecamatan Pacirairan. Menjelang Ramadan, pengunjung diprediksi makin meningkat (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

SUGIO - Perbaikan wisata Waduk Gondang dimulai setelah lebaran. Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) La mongan, Erdiana Renawati, me ngat a kan, anggaran perbaikan itu turun pada triwulan ketiga. Sehingga, renovasi menyesuaikan ketersediaan anggaran. “Kalau anggarannya belum ada, bagaimana memulai program,” ujarnya. Menurut dia, rencana perbaikan ewaduk tersebut sudah disetujui dan dianggarkan. Ada beberapa sudut yang diubah. Di antaranya, pendapa dan arena istirahat.

Dina menuturkan, renovasi itu menjadi pijakan untuk meningkatkan kunjungan wisata Waduk Gondang. Selama ini, pengunjung wisata kurang tertarik karena minimnya fasilitas. Bahkan, persewaan perahu bebek di waduk juga tidak jalan. “Semoga bisa meningkatkan kunjungan, apalagi lokasinya di wilayah selatan yang minim obyek wisata,” tuturnya. Dina menambahkan, perbaikan sektor wisata menjadi tugas bersama. Selain memerbaiki fasilitas internal seperti perbaikan fasilitas wisata dan menambah arena bermain, infrastruktur jalan dan akses parkir juga menjadi perhatian.

Sementara itu, pengunjung sejumlah wisata religi diprediksi meningkat akhir bulan ini. Sebab, biasanya pengunjung mulai memadati makam Sunan Drajat, Syekh Maulana Ishaq di Kecamatan Paciran sekitar dua minggu menjelang Ramadan. ‘’Kalau tahun-tahun sebelumnya siklusnya selalu seperti itu,’’ tutur Dina. Namun, dia belum mendapat laporan terkini pengunjung di bulan keempat ini. ‘’Biasanya laporan kita terima awal bulan depan,’’ imbuhnya.

Menurut dia, wisata religi di Kota Soto ini masih terpusat di pantura Lamongan. Tingkat kunjungan paling banyak di makam Sunan Drajat dan Syekh Maulana Ishaq. ‘’Makam Maulana Ishaq juga mulai banyak dikunjungi. Jadi dua wisata religi yang ada saling berkaitan,’’ ujar Dina. Wisata lainnya di kawasan pantura di antaranya Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo, air hangat Brumbung, wisata akar langit pohon trinil, dan Pantai Kutang. ‘’Mayoritas wisata di pantura sudah masuk dalam data kita,’’ katanya. 

(bj/rka/ind/yan/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia