Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Features

Faizal Firmansyah, Pelihara Ular Tak Bertaring dari Bojonegoro

Oleh: Wahyu Rizkiawan

20 April 2018, 19: 50: 30 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

UNIK: Faizal Firmansyah dan ular peliharaannya. Rata-rata ular yang dipelihara Faizal tak bertaring dan tak berbisa.

UNIK: Faizal Firmansyah dan ular peliharaannya. Rata-rata ular yang dipelihara Faizal tak bertaring dan tak berbisa. (Wahyu Rizkiawan/rdr.bjn)

Share this      

FEATURES - Syahm,4, dan Chelsea,3, terlihat akrab memeluk ular di lengannya. Berulang kali, dua anak kecil itu menciumi penuh gemas pada ular dengan warna variatif itu. Sekilas, memang tampak seperti ular mainan. Selain warnanya yang unik, bentuknya pun tidak seperti ular pada umumnya; gendut dan pendek. Tapi, siapa sangka, dua anak itu memeluk ular sungguhan. 

“Anak-anak tidak takut. Soalnya memang tidak berbahaya,” kata Faizal Firmansyah, ayah Syahm dan Chelsea sekaligus pemilik ular-ular tersebut . Faizal memang hobi memelihara reptil. Sejumlah reptil seperti iguana dan ular, ada di rumahnya. Namun, ketidaktakutan dua anak itu bukan karena terbiasa melihat ular. 

Saat ditemui di rumahnya di Jalan Basuki Rahmat, bagi Faizal, dua anaknya tidak takut pada ular karena hewan melata yang dia pelihara bukan jenis berbahaya. Sebab, tidak memiliki taring dan bisa. Sehingga, tidak bakal menggigit. “Bisa menggigit, tapi tidak berbahaya,” imbuh Faizal. 

Ular-ular yang dia pelihara memang khusus ular tak memiliki taring. Namun begitu, tetap saja ular itu memiliki gigi. Hanya, susunan giginya seperti gigi ikan mujair. Rata, kecil dan tidak tajam. Sehingga, kalaupun digigit, tidak menyebabkan rasa sakit. Ular-ular yang dia pelihara meliputi ular dengan jenis ball python asal Afrika dan Dipong (bloody python) asal Kalimantan.

Faizal memelihara ular sejak empat tahun lalu. Sejak empat tahun itu pula, dia hanya memelihara ular-ular dengan jenis tidak berbahaya. Tujuannya, tentu untuk menunjukkan pada masyarakat bahwa tidak semua ular berbahaya. Ada ular yang memang lucu dan sangat jinak. Seperti halnya kucing, ular-ular itu tidak berbahaya dan justru sangat menggemaskan.       

Selain tidak berbahaya, ular-ular itu memiliki bentuk lucu. Seperti ular mainan. Bentuknya gendut dan pendek. Dia mengaku, ular jenis ini memang jarang diketahui banyak orang. Sebab, mayoritas orang memahami ular dari bentuk dan perangai yang sangat menakutkan. Selain memiliki warna-warna lucu, dua jenis ular ini juga tidak bisa panjang. Panjang maksimal tidak sampai 2 meter. Itupun untuk usia yang sudah sangat tua.       

Memelihara ular ball python dan blood python memang tidak seperti ular-ular dalam keluarga piton lain. Selain tidak berbahaya, perawatannya juga sangat mudah. Selain makan hanya seminggu sekali, untuk buang air besar, mereka juga seminggu sekali. Sehingga, tidak harus membersihkan tempat setiap hari. Itu salah satu alasan kenapa dia memutuskan memelihara ular tersebut. “Selain itu, tidak dikasih makan pun sebenarnya hidup, asal ada minumannya,” jelasnya.

Saat ini, jumlah ular dia miliki sekitar sepuluh ekor. Itupun mayoritas berusia hampir indukan. Sebelumnya, dia memiliki banyak ular. Sebab, tidak hanya memelihara, tetapi juga diternak. Terutama jenis corn snake. Meski rata-rata makan setiap seminggu sekali, untuk urusan buang air besar corn snake berbeda dengan ball python maupun blood python.  “Saat ini lebih fokus pada ball python dan blood python sih, karena lebih mudah perawatannya,” imbuh pria 33 tahun itu. 

Selain memang suka memelihara ular, sebenarnya, Faizal memiliki misi khusus. Yakni, ingin mengampanyekan pada masyarakat bahwa tidak semua ular berbahaya. Ada ular yang memang tidak menggigit dan tidak beracun. Bahkan, kalaupun menggigit, tidak sakit karena tidak ada taringnya. Sehingga, kekejaman masyarakat pada ular, terutama karena takut digigit, bisa berkurang. “Ingin menunjukkan saja jika ular itu ada yang tidak berbahaya. Di antaranya blood python dan ball python ini,” tutur dia.

(bj/zky/nas/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia