Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon-featured
Peristiwa

Bakal Bangun Jembatan Sementara untuk Atasi Mudik Lebaran

19 April 2018, 18: 35: 47 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

DIEVAKUASI: Jembatan Cincin usai mengalami ambruk pada Selasa (17/4)

DIEVAKUASI: Jembatan Cincin usai mengalami ambruk pada Selasa (17/4) (Canggih Putranto/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

LAMONGAN – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya berjanji segera memperbaiki kerusakan Jembatan Cincin Lama penghubung Kecamatan Babat, Lamongan – Kecamatan Widang, Tuban. Rencananya bakal dibangun jembatan bailey (sementara) di titik kerusakan. 

“Ada dua hal yaitu evakuasi (tiga truk) harus cepat dengan sistem yang aman. Juga mempersiapkan konstruksi baru yang cepat dan aman juga,” tutur Kepala BBPJN VIII Surabaya I Ketut Darmawahana. 

Jembatan Cincin usianya sudah mencapai 34 tahun. Namun selama ini hanya dilakukan perawatan. Sebaliknya tidak pernah ada perbaikan total di jembatan tersebut. Ketut memastikan, perbaikan nantinya dilakukan di titik yang rusak saja, yakni bentang ketiga yang sebelumnya ambruk. 

“Perbaikan hanya dilakukan di titik yang rusak saja. Karena selanjutnya baru kita pikirkan langkah selanjutnya,” tukasnya. 

Belum bisa dipastikan apakah nantinya jembatan bailey bakal di sisi sebelumnya atau di sebelahnya. Ketut mengaku tim yang dibentuk dipastikan melakukan survei dan tinjauan kemarin. “Hari ini tim kita sudah mulai meninjau ke lapangan,” katanya. 

Pertimbangannya, perbaikan tak menyeluruh untuk persiapan Lebaran. Selain itu, pihaknya harus memproses anggaran terlebih dulu. Meski begitu, Ketut mengaku jika nantinya perbaikan di satu bentangan tersebut aman dilintasi semua kendaraan. 

Targetnya perbaikan jembatan di jalan nasional itu rampung sebelum arus mudik-balik Lebaran pada Juni mendatang. Ketut memastikan, pada H-10 Lebaran nantinya jembatan sudah dibenahi. Sebab saat Ramadan hingga Lebaran biasanya terjadi peningkatan intensitas kendaraan.  

“Jika nantinya tak terjadi halangan saat perbaikan saya kira-kira awal Juni sudah kita selesaikan,’’ ujar Ketut. 

Jembatan Cincin dibagi dua sisi. Sisi timur merupakan bangunan baru yang diresmikan sekitar 1998. Namun, jembatan sebelah barat didirikan sekitar 1984. Sehingga, jembatan di jalan nasional tersebut lazimnya disebut Jembatan Cincin Lama. Yakni, memiliki panjang 260 meter (m), yang dibagi menjadi lima bagian. 

Rinciannya lantai pertama hingga keempat masing-masing panjangnya 55 m. Lantai ke lima panjangnya 40 m. Sedangkan, lantai ketiga yang ambruk. Lebar jembatan sekitar 7 m.

“Usia jembatan itu dibangun total sekitar 50 tahun, ini kan baru sekitar 40 tahunan kan,” imbuhnya. 

Sementara itu, bukti jika kesehatan Jembatan Cincin mengkhawatirkan dari rekam jejak kerusakan dua tahun terakhir. Yakni, terjadi kerusakan di bagian kedua dan dilakukan penanganan penyambungan pelat yang putus tersebut dengan mesin las di 2015. 

Selain itu, terjadi kerusakan kembali di titik yang sama pada akhir Oktober 2017. Hal itu menyebabkan turunnya pelat lantai sekitar 8,5 sentimeter (cm) di trotoar, serta di bagian perkerasan sekitar 7,5 cm.

“Semoga di tahun 2019 bisa kita ganti total. Karena ini kan sudah dipertengahan tahun, memproses anggaran kan ada prosedurnya,” katanya. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, menyambut baik upaya BBPJN VIII Surabaya melakukan perbaikan sebagai alternatif arus mudik Lebaran nantinya. Sehingga tidak ada permasalahan jika nantinya ada peningkatan volume kendaraan saat mudik dan balik Lebaran. 

“Akan dibangun jembatan bailey, yang dikerjakan kurang dari sebulan sudah selesai. Itu untuk mengantisipasi arus mudik Lebaran nanti,” imbuhnya. 

Dengan waktu yang cukup singkat, masih ada kemungkinan jika nantinya target perbaikan molor. Kepala UPT Dinas Perhubungan (Dishub) dan LLAJ Jatim di Lamongan, Imam Chairil Shaleh nantinya bakal terus berkoordinasi selama perbaikan jembatan berlangsung. “Kita berharap selesai tepat waktu. Memang kemungkinan itu bisa saja terjadi. Tapi kita tak bingung karena di Jatim ini kan banyak jalan alternatif lain,” pungkasnya.

(bj/ind/nas/can/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia