Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Saksi Ahli Sebut Terdakwa Palsukan Dokumen

12 April 2018, 07: 32: 20 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Lamongan)

BABAT - Modus penyelewengan Rp 96 juta, dana gabungan kelompok tani (gapoktan) yang dilakukan Mustakim, 45, disampaikan saksi ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Surabaya. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikir Surabaya, eks ketua Gapoktan Desa Mulumargi, Kecamatan Babat itu dinilai memalsukan dokumen.

‘’Sesuai keterangan BPKP, terdakwa memalsukan tanda tangan bendaharanya saat mencairkan dari bank,’’ kata salah satu tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Lamongan, Rudi Kurniawan, kepada Jawa Pos Radar Lamongan Rabu (11/4).

Rudi menuturkan, sesuai keterangan saksi ahli Selasa (10/4), dana bantuan yang diterima gapoktan Rp 100 juta. Dana itu dari kas daerah Pemkab Lamongan ditransfer ke nomor rekening gapoktan yang diketuai terdakwa.

Karena pencairan tidak bisa hanya menggunakan tanda tangan ketua, maka terdakwa kemudian memalsukan dokumen dan tanda tangan bendaharanya. Setelah uang haram itu bisa diambil dari BRI, kemudian uang dibawa lari ke Malaysia. ‘’Uangnya dibawa ke luar negeri,’’ imbuh Rudi.

Setelah sidang dengan agenda keterangan saksi ahli itu, sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda tuntutan. Sebab, keterangan delapan saksi selama persidangan dinilai sudah cukup.

Seperti diberitakan, saat agenda dakwaan 27 Maret lalu, terdakwa dijerat pasal 8, 9, dan 3 Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.  Sebelumnya, Mustakim sempat berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO). Dia berhasil diamankan di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, awal Januari lalu.

Berdasarkan hasil penyidikan, dia diduga menggelapkan uang Rp 100 juta dari rekening bank. Sesuai petunjuk teknis gapoktan, uang bantuan tersebut  seharusnya untuk kepentingan 700 anggota. Tujuannya untuk meringankan beban anggota. Di antaranya untuk pinjaman pembelian pupuk, bibit tanam dan seputar kebutuhan pertanian.

(bj/msu/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia