Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Narsis Di Puncak Air Terjun

08 April 2018, 07: 00: 59 WIB | editor : Fa Fidhi Asnan

narsis

BACKGROUND ALAM: Salah satu remaja putri saat memotret diri berlatar pemandangan. (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

TUBAN – Alam Tuban tak habis untuk dieksplor. Karena keindahan alamnya, ibaratnya, sejengkal tanah pun bisa menjadi lahan wisata yang komersial. Tentu, dengan sedikit sentuhan artistik dan perawatan, wisata alam yang terabaikan dan tak terawat bisa menjadi menarik untuk dikunjungi. Seperti air terjun mini Banyulangseh, di Desa Boto, Kecamatan Semanding. Selama ini warga sekitar memanfaatkan mata air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi atau mencuci.

Beberapa tahun terakhir, sejumlah remaja desa setempat memanfaatkan pemandangan tersebut sebagai salah satu objek wisata swafoto. Fathur Rohman, koordinator wisata air terjun Banyulangseh mengatakan, tanah di sekitar air terjun tersebut sebagian dimanfaatkan untuk tegal. Selebihnya nganggur atau tidak dimanfaatkan untuk apa pun. Sadar dengan potensi wisata di desanya, dia lantas menyewa tanah kosong di sekitar air terjun untuk dipercantik. ‘’Saya tambah dengan beragam properti agar tempatnya menarik untuk digunakan foto-foto,’’ kata dia.

Yang berbeda dari wisata tersebut adalah pengunjung bisa berswafoto dengan latar pemandangan puncak air terjun. Untuk sekadar menikmati pemandangan tersebut, pengunjung tidak perlu membayar. Jika ingin foto bagus, pengunjung baru mengeluarkan kocek untuk menyewa jasa foto profesional yang disediakan pengelola. ‘’Kalau sekadar foto pakai ponsel masing-masing tidak perlu bayar. Kalau ingin foto profesional, kami yang menyediakan,’’ ucap pria bertubuh gempal itu.

(bj/yud/ds/faa/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia